Soppeng,Terkini.id- Kementerian Agama Kabupaten Soppeng melakukan bimbingan manasik bagi jamaah calon haji reguler tingkat Kabupaten Soppeng di baruga rumah jabatan Bupati Soppeng.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Soppeng Fitriadi menyampaikan, bimbingan manasik tersebut diikuti sebanyak 119 orang, sedangkan kuota Kabupaten Soppeng sebanyak 115 orang yang masuk estimasi pemberangkatan pada sistem komputerisasi Haji terpadu (Siskohat) musim Haji 1443 Hijriah tahun 2022 Masehi.
“Ada tambahan jamaah mutasi dari provinsi Sulawesi tengah sebanyak 3 orang dan petugas haji daerah 1 orang,” Ungkap Fitriadi.
dia menambakan bahwa bimbingan manasik Haji dilaksanakan selama 2 hari dan dilanjutkan ke tingkat Kecamatan selama 4 hari di wilayah yakni Kecamatan Lalabata dan Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng.
“Bimbingan manasik haji sangat penting agar calon jamaah haji memiliki bekal lebih awal tentang tata cara pelaksanaan Ibadah Haji,” Sebutnya.
- Sejumlah SPPG di Soppeng Belum Bersertifikat Halal, Terkendala Bahan Baku dari Pemasok
- CJH Soppeng Gagal Berangkat Haji, diketahui tengah mengandung 10 minggu
- Perkuat Jaringan Irigasi, Gubernur Sulsel Groundbreaking Program MYP Irigasi di Soppeng-Bone-Wajo
- Syaharuddin Alrif Pimpin Konsolidasi NasDem Soppeng, Minta kader Dukung Kepemimpinan Suwardi--Selle
- Plafon Ruang Perawatan RSUD Latemmamala Ambruk, Pasien dan Keluarga Dilaporkan Tertimpa Material
Sementara, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan Khaeroni menyebut pelaksanaan ibadah haji tidak sesederhana apa yang dibayangkan.
“Ibadah haji merupakan ritual tahunan dan dinilai Umat Islam sebagai puncak Spiritual,” Kata Khaeroni.
Dikatakan, Ibadah haji wajib bagi manusia dengan syarat bagi yang mampu melakukan perjalanan ke Baitullah bukan hanya sekedar secara personal tetapi mampu secara kolektif kolegial, bukan juga hanya mampu secara materi tetapi mampu secara fisik.
“Jamaah haji diharapkan tetap menjaga kesehatan dengan rajin berolahraga dan pola makan yang benar,” Ucapnya lagi.
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak mengharapkan kepada para calon jamaah haji reguler Kabupaten Soppeng untuk fokus dalam mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji.
” Kesempatan ini jangan disia-siakan terutama persoalan handphone sehingga tidak khusuk dalam melaksanakan ibadah haji, Ujar Andi Kaswadi.
Diingatkan bahwa masih dalam masa Pandemi sehingga meminta kepada para calon jamaah haji betul-betul menjaga kesehatan.
” 3 hari sebelum berangkat akan dilakukan PCR dan tidak perlu khawatir soal pembayaran karena alat itu sudah ada di Soppeng. Jaga kekompakan dan kebersamaan,” Tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
