Terkini.id, Soppeng – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Soppeng, Idham Kadir, mengikuti peresmian Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Via Zoom, berlangsung di Ruang SCC Lamataesso, Jumat 16 Oktober 2020.
Idham dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa industri hasil cukai tembakau menjadi salah satu sektor manufaktur nasional yang strategis dan memiliki keterkaitan luas mulai dari hulu hingga hilir.
Selain itu, kata dia, industri tersebut bisa berkontribusi besar dan berdampak luas terhadap aspek sosial ekonomi maupun pembangunan bangsa selama ini.
“Kementerian perindustrian mencatat total tenaga kerja yang diserap oleh sektor industri rokok sebanyak 5.98 juta orang terdiri dari 4,28 juta adalah bekerja di sektor manufaktur dan distribusi serta sisanya 1,7 juta bekerja di sektor perkebunan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Idham Kadir menuturkan jika industri rokok juga dapat dikatakan sebagai sektor kearifan lokal yang memiliki daya saing global.
- Gempa M6,2 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- Bupati Jeneponto Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka 2026, Titip Pesan Kebangsaan
- Aktif dalam Pencarian Pesawat Jatuh, Daengtisia Rescue Terima Penghargaan dari BASARNAS
- Jelang HUT RI ke-81, Munafri Kukuhkan 70 Paskibraka Kota Makassar
- Honda Parade Merdeka 2026 Semarakkan Kemerdekaan dengan Fashion Show Kids dan Lomba 17-an
“IHT juga penyumbang penerimaan negara yang cukup signifikan melalui cukai, sepanjang tahun 2018 penerimaan cukai rokok menembus hingga Rp 153 trilun atau lebih tinggi di banding perolehan di tahun 2017 sebesar Rp 147 triliun,” pungkasnya.
“Kita mengharapkan bersama degan adanya KIHT di kabupaten Soppeng bisa meningkatkan pelayanan, pembinaan industri dan pengawasan terhadap produksi dan peredaran hasil tembakau,” tutup Idham.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
