Kemendag: E-Commerce Harus Take Down Penjual Minyak Goreng di Atas HET!

Kemendag: E-Commerce Harus Take Down Penjual Minyak Goreng di Atas HET!

R
Resky Amaliah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kelangkaan minyak goreng nampaknya masih terus berlanjut. Sehingga membuat warga mulai mengeluh kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng.

Namun, di sisi lain ternyata banyak oknum yang menjual minyak goreng baik secara offline maupun online dengan harga yang melebihi HET.

Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI meminta kepada pengelola jasa E-Commerce seperti Shopee, Tokopedia, hingga BukaLapak untuk men-take down para penjual minyak goreng yang menjual dagangannya di atas harga eceran tertinggi  dari pemerintah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Oke Nurwan, selaku Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag.

“Kami juga memantau e-commerce, pada marketplace yang memfasilitasi perdagangan, harus men-take down manakala ada pelaku perdagangan yang menjual minyak goreng lebih dari HET,” Ujar Nurwan, seperti dikutip dari Kompas.Tv pada Rabu 16 Februari 2022.

Baca Juga

Sementara itu, Nurwan juga mengatakan bahwa pemerintah telah berupaya untuk memperbanyak ketersediaan minyak goreng.

Tak hanya itu, Nurwan juga menjelaskan  pada 2 pekan kedepan ada sebanyak 27 juta liter minyak goreng yang akan didistribusikan ke pasar.

Hal ini dilakukan dengan harapan warga Indonesia bisa dengan mudah mendapatkan minyak goreng sesuai dengan harga eceran tertinggi.

“Saya sudah kawal terus, bahkan weekend kemarin itu sudah dipasok sekitar 27 juta liter minyak goreng secara nasional.” ucap Nurwan menjelaskan.

“Tapi mungkin untuk wilayah Timur agak terlambat karena masih dalam proses perjalanan,” sambungnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.