Kepala Inspektorat Makassar Temukan Honorer Siluman

Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal Ibrahim

Terkini.id, Makassar Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal Ibrahim, menemukan data honorer siluman atau fiktif di lingkup pemerintah Kota Makassar setelah melakukan validasi dan verifikasi data.

Zainal menyebut, pihaknya menemukan selisih setidaknya 386 dari 8.862 jumlah tenaga non ASN atau honorer yang terdaftar di BKPSDM.

Ia pun memaklumi bila publik menilai ada honorer siluman di Pemkot Makassar.

“Indikasi awal memang diperidiksi ada siluman karena jumlah data yang bergerak-gerak,” kata Zainal, Selasa, 3 Desember 2019.

Zainal menerangkan bahwa data tersebut dirinya terima dari tiap SKPD melalui surat tanggung jawab mutlak ihwal kebenaran verifikasi data dari 51 SKPD di lingkup Pemkot Makassar.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman, mengakui dari hasil audit yang dilakukan inspektorat ada sekitar 386 tenaga honorer tidak akan diperpanjang masa kontraknya.

“Karena ada selisih sekitar 386 orang dari jumlah tenaga kontrak yang terdata di kita yakni 8.862 orang. Jadi, secara otomatis itu kita tidak terbitkan SK perpanjangannya,” kata Basri.

Lebih jauh Basri menyebut jika selisih angka tersebut bukan menjadi soal selama mereka tidak menerima gaji. Sebab, seperti tahun-tahun sebelumnya tidak sedikit tenaga kontrak yang mengundurkan diri atau berhenti pada pertengahan tahun berjalan.

“Idealnya kita nanti akhir tahun baru diperpanjang. Bisa saja ada yang sudah berhenti tapi itukan dilaporkan oleh SKPD setiap akhir tahun. Jadi, ini tidak ada masalah yang penting mereka tidak menerima gaji,” ucapnya.

Basri menyampaikan sebelum inspektorat turun melakukan verifikasi, sebelumnya pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh SKPD untuk mencatat tupoksi masing-masinh tenaga kontrak yang mengabdi pada awal November lalu.

Bahkan edaran itu langsung diteken oleh Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb. Hanya saja, hingga batas waktu yang ditentukan masih ada beberapa SKPD yang tidak melaporkan datanya ke BKPSDM.

“Kita sudah buat edaran ke masing-masing SKPD untuk mendata tenaga kontraknya, bahkan disertai tupoksinya tapi masih ada yang bendel dan ada enam SKPD yang tidak melaporkan sama sekali,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

PII Pusat Gelar Rapat Pleno Awal Tahun di Gedung Griya Rekayasa Indonesia

Sikapi Isu Lingkungan, Makassar Digital Valley Bikin Program Spesial ‘Green Network’

Kondisi TPI Paotare Memperihatinkan, Ini Rencana Pemkot Makassar

Dokumen Ini Jadi Hambatan Penindakan Gudang Dalam Kota di Makassar

NasDem Akan Gelar Turnamen Mobile Legends dan PUBG di Makassar

Pelantikan 3 Perusda Menunggu SK Pemberhentian Calon Direksi sebagai Pengurus Partai

Danny Pomanto Didorong Maju Jalur Perseorangan di Pilwali Makassar

KPU Makassar Buka Pendaftaran Calon PPK, Dilakukan Secara Online

Tak Mampu Capai Target, Bukti Sebut PD Parkir Makassar Raya Tak Berdaya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar