Terkini.id, Jakarta – Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin ikut menanggapi pemberitaan terkait penangkapan Yahya Waloni dan Muhammad Kace terkait kasus penistaan agama.
Bahkan, Ngabalin sampai mengunggah foto kedua orang tersebut melalui akun Twitternya dan melontarkan pernyataan menohok.
Ngabalin mengatakan bahwa kedua orang tersebut merupakan sampah intoleran.
“Sampah-sampah buangan INTOLERAN, ilmu yang dangkal dan sok pintar,” tulis Ngabalin, dikutip terkini.id, dari Suara.
“Membodohi ruang publik ujungnya melakukan penistaan semoga menjadi pelajaran bagi yang lain agar tidak masuk kategori Warga Negara kelas kambing.#TolakIntoleransi,” lanjutnya.
- Mahfud MD Ngaku 'Nyerah' Ditantang Debat Jumhur Hidayat: Mohon Maaf!
- Ali Mochtar Ngabalin Sebut Jokowi Akan Rombak Kabinet Pada Awal 2023
- Ali Ngabalin Anggap Restu Jokowi Kepada Prabowo Sebagai Pepatah-Petitih
- Habib Rizieq Sebut Indonesia Darurat Kebohongan, Ali Mochtar Ngabalin: Apakah Layak Habaib Mengeluarkan Statement Seperti Itu
- Ngabalin Jadi Trending Topic Usai Sindir Darurat Kebohongan Habib Rizieq
Ngabalin berharap agar hal yang sama tidak terulang kembali ke depannya. Dan, hal ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat yang lain.
Menurutnya, sikap intoleransi harus dibuang jauh-jauh dari bangsa Indonesia.
“Semoga menjadi pelajaran bagi yang lain agar tidak masuk kategori warga negara kelas kambing, tolak intoleransi,” ujarnya.
Kendati demikian, dari banyaknya pihak yang geram dengan perlakuan Yahya Waloni, Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin justru memberikan pembelaan.
Novel mengatakan, apa yang dilakukan oleh Yahya Waloni tidak termasuk dalam kategori penistaan agama.
Menurutnya, apa yang dilakukan Yahya Waloni merupakan upaya untuk memperkuat iman para jamaahnya.
“Salah kaprah di negeri ini tentang mana yang menista, mana menjaga akidah,” ucap Novel.
“Yahya Waloni itu paham akan agama sebelumnya dan akhirnya sadar menjadi mualaf lalu melakukan pendalaman tentang Islam,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
