Terkini.id, Makassar – Kesadaran masyarakat Kota Makassar dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) masih rendah. Ribuan pelanggar masih banyak ditemukan.
Pelanggar tersebut terjaring dalam operasi yustisi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam meningkatkan disiplin masyarat menjalankan protokol kesehatan.
Kasatpol PP Makassar, Iman Hud menuturkan, total 5 ribu lebih orang melanggar protokol kesehatan selama operasi dimulai 14 September lalu atau sekitar tiga bulan.
“Kalau sehari, biasanya ada 20 pelanggar yang kami temukan. Itu kalau ditotalkan, ada 5 ribu lebih selama operasi berlangsung,” ujar Iman saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu, 25 November 2020.
Jenis pelanggaran terbanyak adalah tidak mengenakan masker saat berada di berbagai tempat aktifitas umum maupun berbagai lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan orang dalam jumlah banyak.
- Scoopy Night Culture Siap Ramaikan Night Ride Komunitas Honda di Makassar
- 1 Orang Pelaku Penganiayaan Diamankan Polres Jeneponto, Keluarga Korban, Hukum Harus Tegas, Jangan Ada Keringanan
- Manjakan Lidah di Myko Cafe: Dari Sensasi 'Dirty Series' hingga Mewahnya Ravioli Mango Bliss
- HondaJagoanku Bagi Tiket Gratis PSM vs Persib, Begini Cara Ikutnya
- Honda Mei Vibes, Asmo Sulsel Tawarkan Gratis Angsuran hingga 5 Kali untuk Honda BeAT dan Genio
Iman menjelaskan sasaran operasi yaitu semua lokasi yang berpotensi terjadi kerumuman orang. Seperti di jalan, tempat wisata, hingga pasar tradisional.
“Sampai dengan hari ini, kegiatan operasi penegakan prokes pencegahan Covid-19 masih kami lakukan di sejumlah titik vital,” katanya.
Upaya persuasif selalu menjadi acuan dalam penegakan protokol kesehatan di masyarakat. Sehingga masyarakat bisa terpicu untuk patuh.
Lebih jauh, Iman memandang Kota Makassar sebagai episentrum penyebaran Covid-19 memiliki posisi sulit.
Sebab, pada satu sisi ingin memutus mata rantai dan sisi lain mengharapkan ekonomi yang sempat stagnan mulai bergerak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
