Ketidakpastian Ekonomi Global, BI Sulsel Optimalisasi Pemanfaatan Mata Uang Lokal

Ketidakpastian Ekonomi Global, BI Sulsel Optimalisasi Pemanfaatan Mata Uang Lokal

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

“Kegiatan sosialisasi dan edukasi publik ini merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia dengan Pemerintah, Asosiasi Bank ACCD, Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC), dan instansi terkait lainnya,” tuturnya.

Ia menyebut para peserta kegiatan adalah perwakilan pelaku usaha dan perbankan yang ada di Sulawesi Selatan.

Bagi para pelaku usaha, penggunaan LCS memberikan banyak insentif, antara lain bermanfaat sebagai natural hedge agar terlindung dari eksposur gejolak nilai tukar, terutama USD.

LCS juga menguntungkan karena biaya transaksi yang lebih murah dan efisien, proses pengiriman dana yang lebih cepat, dan adanya relaksasi threshold transaksi valuta asing.

Para pelaku usaha juga bisa membuka rekening Rupiah di negara mitra dan mendapatkan pembiayaan untuk perdagangan dan investasi melalui bank ACCD.

Baca Juga

Selain untuk pelaku usaha, berbagai keuntungan tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh nasabah perorangan.

Bank Indonesia berharap pemahaman dan awareness terkait LCS yang dimiliki para pelaku usaha dan perbankan di Sulawesi Selatan bisa semakin meningkat sehingga dapat memperluas pemanfaatan LCS di daerah dan nasional.

Pengurangan ketergantungan terhadap penggunaan mata uang utama internasional dan penciptaan diversifikasi penggunaan mata uang lokal mendukung terjaganya stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.