Terkini, Bulukumba – Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar menyambut kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda dan rombongan mengunjungi lokasi produksi batik khas Kabupaten Bulukumba di Rumah Batik Bunga Mawar, Desa Topanda, Kecamatan Rilau Ale, Rabu, 4 Februari 2026.
Untuk diketahui, Rumah Batik Bunga Mawar merupakan rumah batik pertama yang memproduksi batik khas Kabupaten Bulukumba.
Kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel ini dilakukan di sela-sela rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke-66 Tahun 2026.

Selain meninjau rumah batik di Desa Topanda, Rizki Ernadi bersama rombongan juga mengunjungi UMKM Rumah Kemasan yang berlokasi di BTN Bontokamase, Kecamatan Gantarang.
Ketua Dekranasda yang juga Ketua TP PKK Bulukumba juga didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bulukumba Andi Andi Alfian Mallihungan.
Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar mengatakan Rumah Batik Bunga Mawar ini merupakan binaan Dekranasda dan TP PKK Kabupaten Bulukumba yang baru mulai memproduksi batik pada Desember 2025.

- Ferdinand Sinaga Perkuat Dokter Koboi FC, Siap Jadi Kuda Hitam di Wali Kota Makassar Cup 2026
- Harga Pupuk Subsidi di Bone Tembus Rp110 Ribu, DPRD Sulsel Soroti Dugaan Permainan Distribusi
- Stadion Ganggawa Kembali Bergairah, Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Buka Sidrap Cup 2026
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
- Makassar Virtual Run Dorong Gaya Hidup Sehat dan Partisipasi Warga Mengawasi Kota
“Meski tergolong baru, kualitas dan desain batik yang dihasilkan dinilai mampu bersaing dengan produk dari luar daerah,” kata Andi Herfida.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam upaya pembinaan UMKM di Kabupaten Bulukumba, pihaknya terus berupaya memfasilitasi pelaku UMKM dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Bank Indonesia.
“Melalui Dekranasda, kami berharap intervensi dan dukungan kepada UMKM dapat lebih merata sehingga tidak ada kelompok UMKM tertentu yang memonopoli bantuan,” imbuhnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda mengatakan Batik Mawar sangat baik untuk pemberdayaan kaum perempuan.

“Alhamdulillah, saya sudah melihat langsung Batik Mawar ini. Ternyata sudah lama berproduksi dan melibatkan ibu-ibu. Ini sangat baik untuk pemberdayaan kaum perempuan agar terus berkembang,” ujar Rizki Ernadi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
