Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri belum lama ini, meminta kepada jajarannya agar tidak ada yang menaggapi isu penundaan pemilu 2024.
Hal tersebut disampaikan Ketum PDIP Megawati melalui Ketua Bappilu PDI Perjuangan Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.
Di mana dalam pernyataan sikap PDIP, dikatakannya hal tersebut hanya akan disampaikan oleh Ketua umum, dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
“Ibu (Megawati) perintahkan kepada kita para jajaran PDIP bahwa itu sudahlah, soal itu di tangan Ibu Ketua umum dan sekjen,” ujar Bambang.
Bambang menyebut, tiap kader telah memiliki tupoksi masing-masing. Dikutip dari Liputan6com. Selasa, 22 Maret 2022.
- PDI Perjuangan Sulsel Rayakan HUT ke-79 Megawati dengan Aksi Penghijauan dan Penebaran Benih Ikan
- PDIP Sulsel Rayakan Ulang Tahun Megawati Soekarnoputri ke-78 dengan Membagikan Tumpeng ke Panti Asuhan
- Prabowo Dapat Dukungan dari SBY dan Jokowi: Pemerintahan akan Lebih Stabil
- Koalisi PDIP dan Anies-Muhaimin Bisa Bersatu Hadapi Jokowi ? Mantan Anggota KPU RI Ini Jelaskan Alasannya
- Megawati Pilih Mahfud MD Pendamping Ganjar, Sandiaga Uno Mengaku Merasa Sedih
“Yang lain kasarnya ndak usah komentar. Karena tentu mungkin landasan pikirnya jauh. Tidak mungkin kelasnya saya pembantu begini, paham enggak, kalau saya proses pemenangan pemilunya saja,” kata dia.
Selain itu, Megawati juga meminta kadernya tidak bicara soal wacana reshuffle kabinet, sebab isu itu juga ranah petinggi PDIP.
“Jadi yang lain enggak udah komentar. Sudah kebijakan tingkat dewa,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekjen PDIP menyatakan menolak penundaan Pemilu 2024.
“PDI Perjuangan menegaskan sikap politiknya bahwa wacana penundaan Pemilu tidak memiliki landasan hukum yang kuat dan melupakan aspek yang paling fundamental dalam politik yang memerlukan syarat kedisiplinan dan ketaatan terhadap konstitusi,” kata Hasto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
