Komisi B DPRD Makassar Lakukan Mediasi PK5 Losari dengan Dinas Pariwisata Perihal Relokasi

Komisi B DPRD Makassar Lakukan Mediasi PK5 Losari dengan Dinas Pariwisata Perihal Relokasi

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Makassar – Pihak Komisi B DPRD Makassar melakukan mediasi antara Pedagang Kaki Lima (PK5) Anjungan Losari bersama Dinas Pariwisata dan UPTD Pantai Losari perihal relokasi.

Mediasi tersebut digelar Komisi B DPRD Makassar di Ruang Penerimaan Aspirasi DPRD Makassar, Jumat 3 Maret 2023.

Pembahasan dalam mediasi tersebut perihal sejumlah tututan relokasi PK5 dan pedagang asongan Pantai Losari yang tidak bisa berjualan.

Melansir Artikel.news, dalam mediasi itu pihak Komisi B DPRD Makassar menghadirkan Sekretaris Dinas Pariwisata A. Engka dan Kepala UPTD Pantai Losari serta Camat Ujung Pandang.

Adapun aspirasi pedagang kaki lima anjungan Losari tersebut diterima Anggota Komisi B H. Muchlis Misbah dan Hj. Nurul Hidayat, Ketua Komisi C Sangkala Saddiko, dan Anggota Komisi D Yeni Rahman.

Baca Juga

Dari mediasi ini didapatkan kesimpulan bahwa pihak DPRD Makassar akan melakukan RDP dalam waktu dekat guna mencapai solusi terbaik untuk para pedagang.

Diwartakan sebelumnya, DPRD Makassar menerima aspirasi dari ratusan Pedagang Kaki Lima (PK5) Anjungan Losari bersama Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (SRMI) yang melakukan aksi menolak kebijakan relokasi PK5 yang dilakukan Kepala UPTD Pantai Losari, Kamis 2 Maret 2023.

Aksi PK5 Anjungan Losari bersama SRMI itu dilakukan di depan Gedung DPRD Makassar dengan menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mengembalikan lokasi pedagang yang semula, membuka portal akses masuk pantai losari, meniadakan parkir berbayar pantai losari.

Ketua Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (SRMI) Wahida dalam aspirasinya mengungkapkan, pihaknya menolak sejumlah kebijakan Kepala UPTD Pantai Losari terhadap PK5 yang direlokasi ditempatkan bersama dengan lahan parkir sehingga membuat PK5 diduga sepi pengunjung.

“Masalah yang ada sekarang kami PK5 disatukan dengan parkiran sehingga menumpuk disatu tempat, ditambah lagi ada portal yang tertutup jadi itu teman-teman susah untuk dapat pembeli. Sekarang juga sudah berbayar parkirnya, sementara sudah diatur walikota untuk tidak berbayar,” ungkap Wahida, dikutip dari Koranmakassar.com.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi C DPRD Makassar H. Muchlis Misbah mengatakan dirinya secara langsung menghubungi pihak Dinas Pariwisata, dan UPTD Anjungan Losari untuk melakukan mediasi guna mencapai solusi terbaik.

“Kami telah menerima demontrasi PK5 dan menggaransi untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat guna menemukan solusi terbaik bersama Kepala Dinas Pariwisata, dan Kepala UPTD Anjungan Losari diagendakan besok (3 Maret 2023),” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Makassar Hamzah Hamid. Kepada massa aksi, ia mengaku turut merasakan kesedihan para pedagang yang tak bisa berjualan.

Untuk itu, kata Hamzah, setelah melakukan telepon langsung kepada pihak terkait, pihak DPRD Makassar akan melakukan RDP tanpa menunggu waktu yang lama.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.