Selain itu, Pemkot Makassar juga memberikan perhatian khusus kepada tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan dan daerah terluar Kota Makassar melalui pemberian insentif tambahan.
“Kami telah memberikan insentif tambahan kepada tenaga pengajar yang bertugas jauh dari pusat kota, khususnya di pulau-pulau terluar Kota Makassar. Ini bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak-anak bangsa,” kata Appi.
Pemerintah Kota Makassar juga menggandeng sektor swasta melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung pengembangan fasilitas dan infrastruktur pendidikan.
Menurut Munafri, Pemkot Makassar turut membentuk satuan tugas dan relawan anak putus sekolah untuk memastikan seluruh anak usia sekolah kembali memperoleh akses pendidikan.
“Kami membangun satgas dan relawan anak putus sekolah untuk memastikan semua anak-anak kembali masuk sekolah. Tidak boleh ada lagi anak di Kota Makassar yang tidak mendapatkan hak pendidikan,” ujarnya.
- Aktivitas Bongkar Muat Pasar Kubis Kini Dipusatkan di Terminal Malengkeri
- BNI Jamin Kelancaran Transaksi Nasabah Selama Libur Panjang Iduladha
- Podium Perdana Ramadhipa Warnai Debut Moto3 Junior di Spanyol
- Terbukti Terima Suap Rp1 Miliar, Hakim YM di Pengadilan Tinggi Makassar Dipecat!
- Perkuat Posisi di Selat Malaka, Pelindo Gelar Soft Launching NTAA di Perairan Nipa
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan sekolah negeri dan dukungan terhadap sekolah swasta yang selama ini turut membantu memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Makassar menjalin kerja sama dengan sekolah swasta agar siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui bantuan biaya pendidikan yang bersumber dari APBD Kota Makassar.
Selain fokus pada pemerataan akses pendidikan, Pemerintah Kota Makassar juga terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pengajar.
Munafri menekankan, keberhasilan program pendidikan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Melalui relawan anak putus sekolah, dukungan CSR perusahaan, serta penyediaan sekolah formal maupun informal, kami ingin memastikan seluruh anak di Kota Makassar mendapatkan akses pendidikan yang layak,” terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
