Terkini.id, Jakarta – Komisi Nasional (Komnas) Perempuan mengakui bahwa Novia Widyasari pernah mengirimkan surat ke mereka sebelum mahasiswi cantik itu memutuskan bunuh diri di samping makam ayahnya.
Menurut Ketua Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah, Novia Widyasari awalnya membuat aduan pada bulan Agustus 2021 lalu.
Namun, kata Siti, pihaknya baru bisa melakukan komunikasi dengan Novia Widyasari pada bulan November.
“Betul, korban (Novia Widyasari) melaporkan ke Komnas Perempuan pada Agustus. Tapi kami baru bisa berkomunikasi dengan korban pada November,” ujar Siti Aminah.
Ia pun menjelaskan, pihaknya kemudian melakukan komunikasi ke Novia pada bulan November melalui WhatsApp. Tak langsung mendapat respons, kemudian mahasiswi berusia 23 tahun itu merinci kronologi kekerasan seksual yang ia alami.
- Terdakwa Penyebab Bunuh Dirinya Novia Widyasari Hanya Dihukum Selama 2 Tahun Penjara
- Paksa Aborsi hingga Akibatkan Bunuh Diri, Bripda Randy Dipecat dari Polri dan Disaksikan ibu Novia Widyasari
- Bripda Randy Bagus Resmi Dipecat dari Polri Usai Jadi Tersangka Kasus Aborsi Terhadap Kekasihnya Novia
- Lanjutan Kasus Bunuh Diri Novia, Bripda Randy Resmi Dipecat dari Polri
- Mahfud MD: Polisi Memperkosa, Tentara Buang Mayat Sejak Dulu Ada yang Begitu
“Kami bisa berkomunikasi dengan korban pada november. Kami menghubungi korban sesuai SOP kami melalui WA belum direspons, kemudian ada respons yang memberikan informasi kronologi yang ia alami, kemudian kami bisa berkomunikasi lewat telepon itu di bulan November,” ungkap Siti, dikutip dari Suaracom, Senin 6 Desember 2021.
Setelah mendengar penuturan Novia, menurut Siti, pihaknya menyimpulkan bahwa Novia memang butuh yang namanya pendampingan konseling serta mediasi dengan keluarga pelaku.
Lebih lanjut, Siti membeberkan bahwa Novia Widyasari pernah mengirimkan surat ke Komnas Perempuan.
Adapun isi surat Novia Widyasari ke Komnas Perempuan yakni soal kekerasan seksual yang dialami kekasih dari Bripda Randy itu.
“Melalui komunikasi itu korban memang mengirimkan surat ke Komnas Perempuan, isinya tentang berbagai bentuk kekerasan yang ia alami sejak-sejak tahun secara kronologis dan di situ korban menyampaikan secara detail apa yang dialaminya,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
