Korban Pesawat IAT PK-THT Berhasil Dievakuasi, Gunakan Heli Basarnas! Kini Jalani Identifikasi

Korban Pesawat IAT PK-THT Berhasil Dievakuasi, Gunakan Heli Basarnas! Kini Jalani Identifikasi

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

“Selanjutnya tim yang berjumlah 37 personil dan telah melakukan evakuasi akan terus melanjutkan pencarian di lokasi penemuan korban pertama di daerah Lampeso, SRU 1 dengan kekuatan 50 personil, SRU 2 menyisir di area ditemukannya ekor pesawat sebanyak 28 orang personil, SRU 3 dari posko menuju Puncak dan membawa peralatan vertical dengan kekuatan 75 orang personil, SRU 4 menyisir di area air terjun patahan 4 dan 5 di mana di temukan bagian mesin pesawat dengan 40 orang personil,”imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa lokasi kejadian berada di medan yang sangat ekstrem, berupa tebing curam dengan perkiraan posisi korban berada di kedalaman sekitar 500 meter dari puncak sehingga menuntut kehati-hatian dan teknik evakuasi khusus.

“Tantangan terbesar yang dihadapi tim SAR gabungan saat ini adalah kondisi cuaca dan alam yang sangat ekstrem. Kabut tebal, medan terjal, serta perubahan cuaca yang cepat menjadi faktor penghambat utama dalam operasi,” jelasnya.

Basarnas sendiri memprioritaskan evakuasi melalui jalur udara. Namun, upaya tersebut belum dapat dilaksanakan karena jarak pandang yang sangat terbatas akibat kabut tebal di sekitar lokasi kejadian.

“Evakuasi melalui udara menjadi prioritas, tetapi hingga saat ini belum memungkinkan. Oleh karena itu, kami mengoptimalkan unsur darat yang secara bertahap melakukan pencarian dan upaya evakuasi,” ungkap Syafii.

Baca Juga

Diketahui sebelumnya Pesawat Indonesia Air Transport PK-THT ATR 42-500 hilang kontak pada Sabtu 17 Januari 2026. Pesawat tersebut tujuan Jogyakarta menuju Makassar jatuh di atas pegunungan Bulusaraung Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data manifest penumpang pesawat milik maskapai Indonsesia Air Transport ruta Jogyakarta-Makassar tersebut tercatat tiga orang penumpang masing-masing Deden, Ferry dan Yoga.

Sementara delapan orang crew termasuk pilot pesawat masing-masing CAPT. Andy Dahananto, Co-pilot Muhammad Farhan Gunawan, Restu Adi, Dwi Murdiono. Kemudian ada dua orang Pramugari masing-masing, Florentea Lolita dan Esther Aprilita S.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.