Terkini.id, Makassar – Kota Makassar bakal melangsungkan uji coba penerapan e-KTP berbentuk digital yang memiliki QR Code tahun 2022.
Nantinya e-KTP tidak lagi berbentuk fisik, namun digital yang dapat disimpan di handphone masyarakat.
Makassar jadi bagian dari 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang bakal melakukan uji coba KTP digital.
Plt Kepala Disdukcapil Kota Makassar Aryati Puspasari Abady mengatakan ada beberapa persyaratan, tetapi yang utama adalah kabupaten/kota yang sudah masuk dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat.
Hanya saja, Puspa mengatakan dirinya belum tahu pasti kapan uji coba tersebut bakal dilangsungkan.
- LONTARA+ Makassar Tuai Apresiasi di Forum Komdigi APEKSI 2026, Daerah Siap Belajar Transformasi Digital
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri ICE APEKSI 2026, Perkuat Kolaborasi dan Promosikan Potensi Kota
- Booth Kota Makassar di Event APEKSI 2026 Tampilkan Pinisi, AI, UMKM dan Inovasi Daur Ulang
- Makassar Pamerkan Tujuh Sapta Mulia dan LONTARA+ di Rakernas APEKSI 2026
- Wawali Aliyah Mustika Ilham Pimpin Persiapan Lomba Kelurahan 2026, Makassar Bidik Juara Nasional
“Saya belum tahu, informasinya langsung dari Ditjen Dukcapil atau Kemendagri yang menentukan. Tetapi rencananya tahun ini. Apalagi Makassar masuk dalam 58 SIAK Terpusat, jadi insyaallah Makassar masuk,” ujar Puspa, Selasa, 4 Januari 2022.
Kemudahannya, kata dia, tak ada lagi yang namanya lupa KTP. Kecuali, jika lupa handphone otomatis tidak bisa lantaran tersimpan di situ.
Saat bepergian, masyarakat juga bisa menggunakan handphone lantaran dalam bentuk barcode. Kemudahan lain, seperti penerbangan tidak perlu lagi mengeluarkan KTP fisik untuk konfirmasi.
“Ini discan saja, ditapping. Jadi cepat mendeteksinya. Selanjutnya, meminimalisir KTP palsu. Banyak kita dengar ada penyalahgunaan KTP pemalsuan dan sebagainya sehingga diyakinkan itu asli,” ucapnya.
Menurutnya, ada banyak kemudahan dengan KTP digital. Loncatan teknologi oleh Ditjen Dukcapil, kata Puspa, mengikuti perkembangan zaman sehingga memudahkan adanya digital ID ini.
“Penerapannya bertahap karena jumlah penduduk yang banyak di Makassar,” ungkapnya.
Nantinya pelayanan untuk digital ID pun lewat daring sehingga tidak mengharuskan masyarakat ke kantor. Pelayanan satu akses, seluruh Indonesia mengakses satu link.
“Iya, nanti lihat bagaimana mekanismenya. Kan belum diimplementasikan, paling tidak pasti ada hal baru dalam pelayanan di Dukcapil,” ujarnya.
Dukcapil, kata dia, menghindari banyaknya warga yang ke kantor untuk mengurus berkas-berkas. Di samping masih masa pandemi juga akan membuat kemudahan pelayanan hanya dengan mengakses melalui internet.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
