Terkini.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan RI, Mahfud MD mengajak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas mafia tambang. Alhasil, KPK menyambut baik ajakan itu.
“Terkait rencananya menggandeng KPK dalam mengungkap perkara mafia tambang di Indonesia, kami tentu menyambutnya dengan baik,” ujar Kepala Bidang Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin 7 November 2022.
Ali menerangkan pertambangan adalah salah satu sektor strategis nasional yang memiliki potensi besar dalam menopang kehidupan masyarakat. Namun, kata Ali, memang tak bisa dihindari adanya tindak pidana korupsi.
“Pertambangan punya potensi besar, menopang hajat hidup orang banyak, sumber energi pembangunan, namun sekaligus punya resiko tinggi terjadinya tindak pidana korupsi,” ucap Ali.
Kata Ali, KPK juga telah melakukan kajian dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA). Bertujuan untuk bisa memperbaiki tata kelolanya dari hulu hingga hilir.
- Mahfud MD Tegaskan Perpol 10 2025 Adalah Pembangkangan Terhadap Konstitusi
- Mahfud MD Enggan Terima Honor Saat Jadi Khatib di Masjid Al-Markaz
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
- Cak Imin: Kalau jadi Wapres Ga Ada Gunanya Ya Mundur!
- Mahfud MD Akan Kirim Tim Untuk Investigasi Dugaan Intimidasi yang Diterima Melki
“Dan pemanfaatannya pun optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Diketahui, Mahfud MD akan menggandeng KPK usai ramainya video viral pengakuan Ismail Bolong soal dugaan setoran uang hasil tambang ilegal ke petinggi Polri.
Terlepas dari kasus tersebut, isu mafia tambang dengan backingan aparat bukanlah hal baru.
Mahfud MD juga mengungkit pernyataan mantan Ketua KPK, Abraham Samad pada 2013 silam. Samad saat itu mengatakan jika korupsi di bidang tambang bisa diberantas, maka Indonesia bisa terbebas dari utang.
“Aneh, ya. Tapi isu mafia tambang memang meluas dengan segala backing-backing nya. Dulu tahun 2013 waktu Abraham Samad jadi Ketua KPK, berdasar perhitungan ahli disebutkan di Indonesia marak mafia tambang,” ujarnya.
Bahkan, kata Samad, pembersihan industri tambang dari mafia bukan hanya akan membuat Indonesia terbebas dari utang. Potensi tambang yang besar bila dikelola dengan bijak tanpa korupsi, maka bisa untuk menjatah Rp 20 juta tiap bulan kepada setiap kepala warga Indonesia.
Mahfud juga membenarkan laporan mengenai mafia tambang banyak yang masuk ke Kemenko Polhukam. Dia akan berkoordinasi dengan KPK untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
“Nanti saya akan koordinasi dengan KPK untuk membuka file tentang modus korupsi dan mafia di pertimbangan, perikanan, kehutanan, pangan dan lain-lain,” ucapnya.
Sumber: Suara.com jaringan Terkini.id
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
![Menko Polhukam, Mahfud MD gandeng KPK berantas mafia tambang. [@mohmahfudmd] mahfud md](https://makassar.terkini.id/wp-content/uploads/2022/11/terkiniid_screenshot_541.jpg)