Kritik Anies Soal Penggunaan Masker, Guntur Romli: Gabener Ngasih Contoh Gabener

Kritik Anies Soal Penggunaan Masker, Guntur Romli: Gabener Ngasih Contoh Gabener

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mohamad Guntur Romli, kader Nahdatul Ulama (NU) dan politisi Partai Solidaritas Indonesia mengkritik soal Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta yang nampak tak memakai masker dalam beberapa kesempatan.

Padahal, menurut data yang Guntur Romli bagikan, DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan penyumbang kasus Covid-19 terbanyak.

“DKI masih penyumbang positif covid terbanyak. Ini Gabener udah lepas masker kemana-mana, ngasi contoh gabener,” tulisnya di akun @GunRomli pada Senin, 22 Maret 2021.

Ia membagikan cuitan itu bersama tautan artikel berita terkait Covid-19 dan juga bebera foto Anies tak menggunakan masker.

Seperti diberitakan Detik Health, Pemerintah telah melaporkan penambahan 4.396 kasus baru Covid-19 yang terkonfirmasi pada hari Minggu, 21 Maret 2021.

Baca Juga

Penambahan itu membuat total pasien terkonfirmasi saat ini menjadi 1.460.184 kasus COVID-19.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi yakni 1.638. Disusul Jawa Barat dengan 517 kasus dan Jawa Timur sebanyak 292 kasus.

Adapun rincian data perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia adalah sebagai berikut:

Kasus positif bertambah 4.396 menjadi 1.460.184

Pasien sembuh bertambah 6.065 menjadi 1.290.790

Pasien meninggal bertambah 103 menjadi 39.550.

Khusus di DKI Jakarta, berikut rincian  terbaru (Minggu, 21 Maret 2021) yang dilansir dari corona.jakarta.go.id:

Kasus positif saat ini sebanyak 370.582.

Di antara kasus tersebut, ada yang dirawat sebanyak  3.463 (0.92%).

Kasus telah sembuh sebanyak 357.100 (96.4%).

Kasus meninggal sebanyak 6.160 (1.7%).

Terakhir, ada pula yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 3.859 (1%).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.