Kronologi Duel Maut Sampara dan Haji Saju hingga Kepalanya Terpenggal

Terkini.id, Gowa – Peristiwa pembunuhan dengan memenggal kepala yang terjadi di Gowa, beberapa waktu lalu diungkap aparat Polres Gowa.

Dalam konferensi pers, pada Senin 18 November lalu, Polres Gowa mengungkapkan kronologi korban, Sampara, 40 tahun, warga Desa Taring Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dibunuh.

Pembunuhan secara sadis dengan cara penggal leher hingga putus oleh pelaku Haji Saju (50 tahun) lantaran diancam dibunuh oleh korban.

Kapolres Gowa, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Boy F.S Samola dalam keterangannya melalui tayangan video, mengungkapkan Sampara dengan sengaja datang ke lahan yang dikuasai oleh pelaku di Desa Taring, Gowa pada Selasa, 12 November 2019 lalu, sekitar pukul 07:30.

Lahan sekitar satu hektare yang disengketakan antara pelaku dan korban hendak direbut oleh korban.

“Lalu korban (Sampara) bertanya kepada istri pelaku (Haji Saju) tentang keberadaan pelaku,” kata Kapolres Gowa, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Boy F.S Samola.

Sang istri pun memberikan informasi tentang keberadaan suaminya di lereng bukit yang berjarak sekitar 100 Meter dari rumahnya.

“Sampara kemudian turun dari bukit sejauh 100 Meter, dari tempat kejadian perkara lalu mengatakan kepada istri bahwa Korban (Sampara) akan membunuh pelaku HS,” ungkap Boy.

Saat berjarak sekitar 2 meter dengan pelaku, korban langsung melempari pelaku dengan batu sebanyak lima kali.

“Saat batu mengenai kaki kanan serta kepala, lalu pelaku terjatuh kemudian pelaku mengambil parang yang ada didepannya dan terjadi perkelahian hingga keduanya terjatuh ke tanah,” ungkap Boy.

Korban dan Pelaku sempat bertikai, keduanya tersungkur dan saat sama-sama berdiri, tiba-tiba lebih dulu pelaku menebas leher korban hingga putus, kepala dan tubuh terpisah.

“Pelaku lebih dahulu membacok leher sebelah kiri dengan parang kemudian menarik parang dari atas kebawah hingga leher Sampara terputus,” tandasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini