Terkini.id, Jakarta – Politikus Nasional Partai Bharatiya Janata (BJP) Nupur Sharma, dan Kepala Operasi Media BJP Delhi Naveen Kumar Jindal, melontarkan komentar yang menghina Rasulullah Saw. dan istri Nabi Aisyah.
Dalam sebuah acara debat di stasiun televisi pada pekan lalu, Sharma melontarkan penghinaan kepada Nabi Muhammad Saw.
Ia menghina tokoh penting umat Muslim, Nabi Muhammad SAW. Hal itu karena menikah dengan istrinya Aisyah, saat masih muda belia.
“Nabi Muhammad menikahi seorang gadis berusia enam tahun dan kemudian berhubungan dengannya pada usia sembilan tahun,” ucapnya dalam sebuah video yang kemudian dihapus oleh saluran televisi tersebut.
Sementara Jindal dilaporkan telah mentweet pesan di Twitter yang juga bernada penghinaan terhadap Nabi Saw.
Pernyataan tersebut telah menyulut bentrokan di negara bagian India dan memantik aksi protes tuntutan kepada juru bicara partai tersebut.
Komentarnya telah menyulut perseteruan di negara bagian India dan memantik aksi protes tuntutan kepada juru bicara partai tersebut.
Al Jazeera telah mengambil tindakan kepada Sharma dan Jindal, yaitu Sharma diskors dari keanggotaan utama partai, sementara Jindal dikeluarkan.
Kontroversi tersebut telah menimbulkan kemarahan pengguna media sosial di negara-negara Arab yang menyerukan boikot terhadap produk India. Bahkan menuding India mengikuti jejak Prancis dan China dalam mempromosikan Islamofobia.
Sementara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) turut menegaskan kecaman terhadap perilaku kedua orang tersebut.
“Sekretariat Jenderal Organisasi Kerjasama Islam menyatakan kecaman keras dan kecaman atas penghinaan baru-baru ini yang dikeluarkan oleh seorang pejabat di partai yang berkuasa di India terhadap Nabi Muhammad SAW,” tulis organisasi negara yang beranggotakan 57 negara itu dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip cnnindonesia.com Senin, 6 Juni 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
