Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Nicho Silalahi buka suara menanggapi pernyataan KSAD Dudung yang meminta para Taruna Akmil melupakan masa lalu jika ingin sukses.
Pernyataan itu disampaikan secara langsung di Aula Lily Rochli Akademi Militer, Magelang pada Jumat 10 Desember 2021.
“Kalau ingin sukses, lupakan masa lalu, karena masa lalu tidak akan pernah kembali lagi,” ucap Dudung dalam sambutannya.
Melalui laman pribadi twitternya, Nicho Silalahi pun turut memberikan komentar kepada KSAD Dudung dengan melampirkan beberapa berita Presiden Jokowi.
“Pak KASAD ni orang yang hobbynya menyalahkan masa lalu. Berani ga bapak nasehati orang ini?,” cuit Nicho Silalahi.
- Bawaslu dan MK Disebut tidak Bisa Selesaikan Dugaan Kecurangan Pemilu, Aktivis ini Ajak Makzulkan Jokowi
- Kekayaan Nicke Widyawati jadi Sorotan, Nicho Silalahi: Yang Dilaporkan Aja Segini!
- Nicho Silalahi Ke Erick Thohir: Kalau Udah Tahu Bodoh Ya Mundur!
- Nicho Silalahi Kritik Keras Pengesahan RKUHP: Selamat Datang Orba Bertopengkan Merakyat
- Puan Maharani Hadiri Muktamar Muhammadiyah, Nicho Silalahi: Buat Apa Kalian Undang!
Dalam postingannya itu, Nicho menerangkan bahwa selama 7 tahun Jokowi memimpin Indonesia, ia sering menyalahkan masa lalu.
“Lucunya udah 7 Tahun lebih berkuasa tapi dia sering menyalahkan masa lalu, tolong pak KASAD kami bosan dengan sikapnya,” sambungnya.
Dalam berita yang dilampirkannya, nampak judul berita yang mengungkapkan Pemerintah Jokowi kerap menyalahkan pemerintah terdahulu atas apa yang terjadi saat ini.
Beberapa diantaranya ialah, pengalokasian subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga utang negara yang melonjak saat ini.
Saat itu, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution pernah mengatakan bahwa pemerintahan SBY lambat mendukung pertambangan Tanah Air.
“Pemerintah SBY agak terlambat meng-endorse dan baru dimulai saat pemerintahan terakhir, sehingga momentumnya pada saat ekonomi dunia melambat dan buat komplikasi. Yang namanya hasil smelter, itu memerlukan ekonomi dunia yang sedang naik,” ujar Darmin.
Namun demikian, SBY tak mau ambil pusing tentang hal tersebut. Ia hanya meminta agar pemerintahan Jokowi untuk fokus bekerja, dan tak perlu lagi memikirkan masalah yang ada di masa lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
