Pasca Kapal Wartawan Rombongan Presiden Tenggelam, Menhub Keluarkan Himbauan

Kapal rombongan jurnalis Presiden Republik Indonesia Terbalik d Labuan Bajo

Terkini.id, Jakarta – Pasca insiden sebuah kapal wisata KLM Plataran Pinisi Bali yang membawa wartawan dan biro pers kepresidenan mengalami kecelakaan saat berlayar dari dermaga Hotel Plataran menuju ke Pulau Bidadari di Labuan Bajo pada pukul 12.00 WITA Selasa kemarin langsung direspon pihak Kemenhub.

Berdasarkan keterangan resmi dari Sekretariat Presiden, dalam perjalanan kembali dari Pulau Bidadari, saat berada di tengah laut, salah satu wartawan yang ikut menyampaikan terjadi perubahan cuaca mendadak yaitu ombak tinggi dan angin kencang sehingga kapal terbalik. Namun, seluruh penumpang dan ABK dipastikan selamat.

Selang beberapa menit kejadian tersebut tim evakuasi langsung bertindak cepat menyelamatkan 16 penumpang. Proses penyelamatan melibatkan 2 kapal dan 1 speed boat.

Sedangkan, unsur-unsur yang terlibat dalam evakuasi antara lain 2 unit Sea Rider 1 unit KP. Ndana 3004, 1 unit speedboat UPP Labuan Bajo, 1 unit speedboat AL dan 1 unit RIB Mabar.

Atas peristiwa ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan keselamatan pelayaran di Labuan Bajo harus ditingkatkan. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kejadian kecelakaan kapal serupa di Labuan Bajo, seperti yang terjadi pada Kapal wisata KLM Plataran Pinisi Bali hari ini, Selasa kemarin.

“Saya sudah mendengar kabar kapal yang membawa beberapa wartawan mengalami musibah dan saya turut prihatin atas kejadian tersebut,” bebernya.

Ia juga menyampaikan atas insiden ini semua Anak Buah Kapal dan Wartawan selamat.

“Alhamdullilah semua ABK dan wartawan selamat. Saya instruksikan kepada UPP Labuan Bajo dan seluruh jajaran Ditjen Hubla untuk tetap waspada dan meningkatkan keselamatan pelayaran, mengingat cuaca yang masih kurang baik akhir-akhir ini,” sambung Menhub Budi.

Menhub juga telah memerintahkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut untuk memperketat pengawasan di lapangan, memastikan petugas mengecek kelaikan kapal, dan membuat peta keselamatan angkutan laut

Menhub Budi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan menggunakan kapal untuk berwisata untuk turut serta waspada, memperhatikan kondisi kapal dan cuaca terlebih dahulu.

“Seluruh masyarakat diharapkan untuk memastikan kondisi kapal yang akan digunakan dalam keadaan baik. Karena keselamatan adalah nomor satu dalam bertransportasi baik di laut, darat maupun udara,” jelas Menhub.

Komentar

Rekomendasi

Keponakan Mentan Syahrul Yasin Limpo Meninggal Dunia

Gempa 5,8 SR Guncang Sulteng, Dirasakan di Mamuju Hingga Soroako

Ibadah Haji Tahun Ini Batal atau Tidak?, Ini Penjelasan Menteri Agama

Positif Corona, Prof Idrus Tulis Kisah Haru di Balik Ruang Isolasi

Update Kasus Corona di Gowa: 3 Positif, 9 ODP dan 5 PDP

Satu Warga Sidrap Positif Corona, Riwayat Perjalanan dari Umrah

Mantan Rektor Unhas Prof Idrus Paturusi Disebut Positif Corona

Pengakuan Warga Makassar: Sulitnya Mendapatkan Pertolongan di Tengah Pandemi Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar