Terkini.id, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurrachman mengutuk keras aksi penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) yang menyerang Prajurit TNI dan istrinya hingga tewas di Papua. KSAD Dudung memerintahkan anak buahnya untuk mencari dan memproses pelaku.
Menanggapi kutukan KSAD Dudung terhadap aksi penembakan tersebut, netizen menyindir dengan menyebut jika KSAD Dudung perlu terjun langsung ke lapangan untuk melihat situasi dan kondisi di Papua.
Narasi sindiran netizen ini diposting melalui sebuah komentar di media sosial Twitter, sebagaimana dilihat pada, Kamis 31 Maret 2022.
“Omdo, maju kelapangan bos kalau ada perhatian sama anak buah. Apa takut nyamuk”, tulis netizen.

Reaksi netizen itu dilontarkan karena selama ini kerusuhan di Papua sudah menelan banyak korban jiwa yang menewaskan banyak aparat dan juga warga sipil namun terkesan dibiarkan.
- Usai Diserang OTK, Polres Jeneponto Tetap Buka Pelayanan Masyarakat
- Niat Kembali ke Kantor, Pemuda Makassar Dibusur Orang Tak Dikenal
- Mengejutkan! Polsek dan Pos Koramil di Papua Barat Diserang Bersamaan Oleh Orang Tak Dikenal, Ini Kronologinya
- Ketum KNPI Haris Pertama Dianiaya OTK, Refly Harun 'Singgung' Kasus Ferdinand dan Abu Janda!
- Mengenaskan, Perawat Ini Disiram Bensin dan Dibakar Orang Tak Dikenal Saat Bertugas
“Kita punya semua atribut yang dibutuhkan untuk menumpas teroris di papua tapi tahu sendiri lah panglima TNI maupun si dudung seakan lebih senang teroris disana tetap eksis , insha Allah setiap prajurit yang gugur disana diberikan termpat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa”, tulis netizen.

Sebelumnya, KSAD Dudung memberikan perintah kepada para bawahannya untuk bertindak tegas terhadap kelompok yang mengancam keselamatan anggota maupun masyarakat.
“Mengutuk keras aksi biadap yang dilakukan oleh pelaku penembakan”, kata KSAD Dudung, dikutip dari laman CNN Indonesia.
Diketahui, Dudung juga telah memerintahkan kepada Pangdam XVII/Cendrawasih untuk mengejar pelaku penembakan dan segera melaksanakan proses hukum.
“Terus meningkatkan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas”, tegas Dudung.
Diwartakan sebelumnya, seorang Prajurit TNI, Sertu Eka Andrianto Hasugian tewas ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) di Jalan Trans Elelim, Kp. Elelim DIstrik Elelim, Yalimo, Papua, Kamis 31 Maret 2022 pagi. Istri Sertu Eka juga turut jadi korban dari insiden ini.
“Untuk Prajurit TNI ditembak di bagian dada. Sedangkan istrinya dengan senjata tajam”, Kata Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf Candra Kurniawan.
Dari pengakuan Letkol Candra, korban yang merupakan Nakes dan PNS Puskesmas Elim Yalimo adalah orang yang suka membantu masyarakat, khususnya persalinan.
“Korban merupakan Nakes dan PNS Puskesmas Elim Yalimo sering membantu masyarakat, khususnya dalam persalinan ibu-ibu. Demikian pula suaminya Almarhum Sertu Eka Andrianto Hasugian yang merupakan Babinsa, selalu membantu masyarakat sekitarnya”, pungkas Candra.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
