KSAD Dudung Soal Ikrar TNI: Kalau Sudah Jadi Prajurit Itu Milik Negara, Bukan Milik Keluarga Lagi

KSAD Dudung Soal Ikrar TNI: Kalau Sudah Jadi Prajurit Itu Milik Negara, Bukan Milik Keluarga Lagi

R
Helmi Yaningsi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menceritakan soal sumpah setia prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, saat seseorang memutuskan untuk menjadi prajurit TNI, maka saat itu pula ia bukan milik keluarga, tetapi sudah menjadi milik negara.

Hal ini disampaikan Jenderal Dudung ketika ditanya terkait keberaniannya ikut dan terjun langsung dalam perang. Pembicaraan ini terjadi dalam Podcast yang dilakukan Deddy Corbuzer, dan Jenderal Dudung saat itu menjadi bintang tamunya.

“Ya berani lah. Kita kan sudah berikrar, gitu kan? Jiwa dan raga ini demi bangsa dan negara. Sampai titik darah penghabisan kita,” kata Dudung dalam video Podcast berjudul ‘SERAM! NAIK DARAH SAYA! INI NKRI BUNG! – KSAD DUDUNG, dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier, Selasa 30 November 2021.

Lebih lanjut, Deddy kembali menegaskan pernyataan Dudung dan menyinggung soal keluarga.

Baca Juga

“Tapi kan ada anak, ada istri sekarang?” tanya Deddy.

“Mas Deddy, kalau sudah jadi prajurit itu milik negara, Mas. Bukan milik keluarga lagi, Mas,” jawab Dudung, dilansir dari Detikcom

Menangapi pertanyaan dari Deddy, Mantan Pangkostrad itu pun mengungkapkan bahwa keluarganya sudah tahu mengenai ikrar tersebut. Ia pun yakin bahwa istrinya juga mengerti akan hal itu.

“Keluarga juga sudah tahu. Kan sering ditinggal-tinggal,” ujar Dudung.

“Pernah saya ikut di Philipina, ditinggal (istri), nggak papa, ngertilah,” sambungnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.