“Tetapi tempatnya saya sudah oke. Apalagi dukungan masyarakat luar biasa. Kita analisis terlebih dahulu karena butuh proses. Misalnya, harga yang harus ada diappraisal; tim penilai, independen, jadi ini masih proses,” akunya.
Apalagi, kata dia, para tokoh masyarakat setempat juga setuju dan mendukung dengan adanya pemakaman umum baru ini.
“Menariknya karena tokoh-tokoh masyarakat juga ikut mendukung dan mereka meminta bahwa di blok makam itu ada pula untuk warga Tammu-tammu. Saya siap, tidak ada masalah karena kita saling memberi manfaat,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pemakaman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Sitti Khadijah Amiruddin menuturkan, lahan seluas kurang lebih 10 hektare itu, telah diajukan anggarannya ke Pokok 2023 mendatang.
“Jadi letaknya di Moncong Loe Maros, tepatnya di Dusun Tammu-Tammu,” tutur Sitti Khadijah.
- Di Bawah Kepemimpinan Appi-Aliyah, Makassar Jadi Magnet Daerah Lain untuk Belajar Inovasi Pemerintahan
- Munafri Hadiri Haul 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassary, Dorong Aktualisasi Keteladanan dalam Pembangunan Kota
- Wali Kota Munafri: Makassar Masuk 9 Besar Kota Toleran, Gerbang Moderasi Indonesia Jadi Penguat Kerukunan
- Bukan Sekadar Penertiban, Wali Kota Makassar Siapkan Relokasi dan Modal Usaha bagi PKL
- Munafri Instruksikan Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM dan PKL
Beberapa opsi untuk makam baru tersebut sempat mencuat, satu di antaranya yaitu di wilayah Patallassang, Gowa. Hanya saja pilihan jatuh ke Moncong Loe.
Juru Bicara Banggar DPRD Makassar Hasanuddin Leo menilai masalah ini sudah menjadi atensi tahunan dan sudah harus diselesaikan pemerintah kota.
“Memang ini perlu perencanaan jauh dari Pemkot untuk alokasikan anggaran pembebasan lahan,” jelasnya.
Kondisi lahan pemakaman yang over kapasitas membuat masyarakat kesulitan. Terlebih, kata dia, tiap hari ada orang yang meninggal.
“Makanya, persoalan lahan pemakaman, kalau dilihat kondisi Sudiang di sana, itu sudah lebih dari 90 persen terisi,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
