Masuk

Larang Jokowi Mekarkan Papua, Natalius Pigai: Orang Papua Bakal Beli Senjata dan Bom untuk Perang

Komentar

Terkini.id, JakartaMantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, menegaskan jika dirinya tak setuju dengan adanya rencana pemekaran wilayah Papua menjadi beberapa provinsi.

Ia menerangkan, jika Papua dimekarkan maka akan terjadi perlawanan antara rakyat Papua dengan aparat TNI/Polri.

“Jika Papua dimekarkan maka orang Papua akan beli senjata dan bom lawan aparat TNI/Polri,” kata Pigai, dikutip Terkini.id melalui Pojoksatu, pada Kamis 27 Januari 2022.

Baca Juga: Forkopimda Sulsel Hadiri Rakornas, Syahar: Jokowi Ingatkan Ancaman Resesi Ekonomi

Oleh sebab itu, aktivis kemanusiaan asli Papua tersebut meminta Presiden Jokowi untuk menguburkan niatnya melakukan pemekaran wilayah Papua.

“Demi kemanusiaan, saya harap jangan lakukan pemekeran Papua,” ingatnya.

Diketahui sebelumnya, Natalius Pigai menyatakan ada dua oknum menteri Pemerintahan Presiden Joko Widodo datang ke Papua secara diam-diam menemui Gubernur Papua, Lukas Enembe pada 13 Desember 2021.

Baca Juga: Jokowi Pernah Berjanji Cari Aktivis Wiji Thukul

Kedua menteri Jokowi itu dikabarkan memaksa gubernur Papua menunjuk orang tertentu menjadi Wakil Gubernur Papua.

Selain itu, dua menteri Jokowi itu juga dikabarkan memaksa Gubernur Papua untuk menyetujui pemekaran wilayah Papua menjadi beberapa provinsi.

Menurut Natalius Pigai, orang dekat Lukas Enembe dari kalangan Pemerintah Provinsi Papua membenarkan informasi tersebut.

Natalius Pigai menilai tindakan itu dapat mengganggu stabilitas wilayah dan demokrasi di Papua.

Baca Juga: Johnny G Plate Angkat Bicara Terkait Isu yang Sebut Mundur Dari Jabatannya

Dikatakan Natalius, apabila kedua menteri ke Papua demi kepentingan bangsa dan negara, mestinya mereka datang secara resmi.

“Katanya atas nama Negara. Negara yang mana? Saya juga kalau Menteri, semua orang saya katakan atas nama negara juga,” kata Natalius Pigai dalam postingannya di akun Twitter @NataliusPigai2, pada Selasa 25 Januari 2022.