Latih Kemampuan Menulis Pegawai, IZI Sulsel Adakan Pelatihan Jurnalistik

Latih Kemampuan Menulis Pegawai, IZI Sulsel Adakan Pelatihan Jurnalistik

R
Tri Novini
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar-Dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis pegawai, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) perwakilan Sulawesi Selatan mengadakan pelatihan jurnalistik pada hari Senin, 17 Februari 2020 di Kantor IZI Perwakilan Sulawesi Selatan, Jl. Tamalate I No. 3, Makassar.

Bertempat di ruang rapat kantor, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pegawai IZI perwakilan Sulawesi Selatan. Hadir dalam acara ini, dr. Dito Anurogo, seorang dokter dan dosen yang juga pegiat jurnalistik yang sudah memiliki berbagai pengalaman di bidang jurnalistik sejak di bangku kuliah.

Latih Kemampuan Menulis Pegawai, IZI Sulsel Adakan Pelatihan Jurnalistik

Antusias tampak dari seluruh pegawai yang mengikuti kegiatan tersebut. Dalam materinya, dr. Dito membagikan tips dan trik dalam hal menulis berita. Materi tersebut disingkat dengan JURUS PAMUNGKAS. Salah satu kepanjangan dari singkatan tersebut adalah JURUS yang merupakan singkatan dari Jatidiri, Usaha, Resolusi, Unconventional, dan Silaturahim.

Dr. Dito menekankan peserta untuk selalu menulis sesuai ciri khas masing-masing, menggunakan gaya dan keunikan diri sendiri, juga untuk selalu berlatih dan melakukan pendekatan yang unik di setiap tulisan yang dibuat. Tidak lupa, dr. Dito menyarankan untuk selalu menjalin silaturahim dan sebanyak mungkin relasi agar tidak kehabisan ide untuk menulis.

Dalam pelatihan tersebut, antusiasme peserta bertambah dengan diadakannya praktik langsung menulis yang dilaksanakan sebelum dan setelah pelatihan. Dalam pelatihan ini, dr. Dito tidak lupa berpesan kepada seluruh peserta bahwa tujuan utama dalam menulis, baik itu menulis opini, berita, atau apapun, adalah mencari ridha Allah.

“Tujuan utama dan inti dari menulis adalah mencari keridhaan Allah. Sehingga apa yang kita tulis kita usahakan selalu bermanfaat untuk khalayak ramai agar Allah ridha dengan tulisan kita,” ungkap dr. Dito. Penanggung jawab kegiatan tersebut, Jumhar, mengungkapkan tujuan utama diadakannya pelatihan ini adalah agar para amil (penghimpun zakat) selalu mendokumentasikan kegiatannya dalam bentuk tulisan.

Baca Juga

“Seperti ungkapan gajah mati meninggalkan gading, maka sepatutnya jika amil meninggal akan ada tulisan yang dikenang. Hal ini terinspirasi dari tulisan pak Nana Sudiana, Direktur Pendayagunaan IZI,” tutup Jumhar. Kegiatan ini ditutup dengan latihan langsung menulis berita kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pagi ini dan foto bersama.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.