LBH Serukan Tolak Politik Uang, Pengamat Politik : Partai Politik Lemah

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar Haswandi Andi Mas, menyerukan harus konsisten menolak yang namanya korupsi. / Kamsah

Terkini.id, Makassar – Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar Haswandi Andi Mas menilai, momentum politik harus dimanfaatkan masyarakat untuk menolak politik uang. Dia menyerukan harus konsisten menolak yang namanya korupsi.

“Mulai memilih calon yang bersih dan menunjukkan sikapnya terhadap segala korupsi termasuk dalam hal ini, politik uang,” kata dia saat ditemui di Kantor LBH Makassar, Kamis, 11 April 2019.

Hal itu dia sampaikan untuk berbagi pengetahuan ihwal pendidikan politik kepada masyarakat miskin yang menamakan diri sebagai pencari keadilan. Dia menilai masyarakat inilah yang seringkali menjadi sasaran politik uang.

“Mereka memang orang pinggiran, tetapi tidak bodoh,” katanya.

Menurut Haswadi, langkah untuk mengubah tatanan struktur masyarakat yang berpihak dan berkadilan, “Masyarakat harus mengambil peran dalam menentukan pilihan kepada mereka yang sungguh berjuang memenuhi hak-hak masyarakat yang di jamin Undang-undang Dasar, (UUD)” urainya.

Menarik untuk Anda:

Di tempat yang sama, Pengamat Politik Arif Wicaksono mengatakan, situasi seperti ini, tak bisa dilepaskan dari yang namanya politik uang. Karena, saat ini, hal seperti itu sering kali dipertontonkan.

“Namun, itu bisa dicegah. Ibarat kesehatan, apakah mau sakit dulu baru diobati atau langsung dicegah langsung,” ungkapnya.

Dia berpendapat hal demikian terjadi lantaran partai politik lemah dalam melakukan seleksi terhadap calon yang diusungnya. “Karena sistem Pemilunya memang mengharuskan begitu, fokus hitungan suara terbanyak, maka cukup dengan figur yang punya popularitas tinggi yang dipasang,” paparnya.

Arif menilai kapasitas figur yang mengerti soal pertanggungjawaban moral, memahami ihwal keterwakilan, dan mengerti demokrasi menjadi nomor 2 dalam Pemilu, “Makanya banyak yang praktis,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga menganggap partai politik selama ini tak mengambil peran dalam dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“LBH lebih berkontribusi dalam hal ini,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Upacara HUT ke-75 RI Palopo: Tanpa Paduan Suara, Cuma Diikuti 70 Peserta

Bentangkan Spanduk di Fly Over, ASP Desak Hentikan Tambang Pasir Laut dan MNP

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar