Terkini.id, Enrekang – Belum lama ini, beredar sebuah video yang diduga Tim Sukses Salah Satu Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Enrekang meminta kembali uang suara kepada Masyarakat.
Video Timses ini sempat viral di jagat maya usai diposting oleh akun Instagram Enrekang Dekat. Dalam video tersebut, nampak wanita yang diduga adalah Timses mendatangi rumah warga dan mempersoalkan mengenai suara yang melenceng.
“Kecewa Calegnya hanya dapat suara sedikit, seorang Tim Sukses salah satu Caleg Daerah di Enrekang datangi rumah warga lainnya dan meminta kembali uang yang dipakainya beli suara”, bunyi keterangan pada postingan Enrekang Dekat, dikutip pada Rabu, 21 Februari 2024.

Timses ini diduga kecewa kepada warga karena jagoannya hanya meraup sedikit suara sehingga meminta kembali uang yang telah diberikan.
Caleg yang disebutkan namanya dalam video diketahui berasal dari Dapil III yang meliputi Kecamatan Curio, Alla, Baroko, dan Masalle. Lokasi pengambilan video viral itu pun diketahui berada di Dusun Buasan, Desa Pana, Kabupaten Enrekang.
- Muktamar V Wahdah Islamiyah Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur'an di Masjid Istiqlal
- Emak-Emak dari Lakkang Caddi Bubarkan Aksi PMII di Jalan Urip Sumoharjo Makassar
- Honda Merdeka Hadir di Sulsel, DP Mulai Rp700 Ribuan dan Hemat hingga Rp8 Jutaan
- Antisipasi Kekeringan Berkepanjangan, Bupati Jeneponto Kunjungi BNPB Pusat
- Bumi Pundi Karsa Siap Dukung Program 3 Juta Rumah di Kaltara, Sambut Ajakan Investasi Gubernur
Kronologi
Dikutip dari laman Kompak, Nusantara.com, usai viral di jagat maya dan menimbulkan banyak spekulasi di Masyarakat, kronologi kejadian ini diketahui orang yang diduga Timses diketahui bernama Nurhayati Baidi alias Nani mendatangi rumah warga atas nama Herawati alias ibu Ani.
Maksud kedatangannya ini yakni untuk meminta kembali uang ‘pembeli suara’ yang telah diberikan kepada keluarga ibu Ani yang berjumlah enam orang dengan mahar sebesar Rp. 1.800.000.
Namun sebelum membayar mahar kepada ibu Ani, salah satu anggota keluarga ibu Ani yakni Haris Garung alias Pong Anton mendatangi rumah ibu Nani sehari sebelum Pemilu dilaksanakan yakni pada, Selasa 13 Februari 2024 untuk melaporkan jumlah pemilih dari keluarganya, namun sayangnya yang bersangkutan sedang tidak berada di rumahnya dan hanya bertemu dengan anaknya.
Haris Garung kemudian menyampaikan kepada anak ibu Nani yang bernama Kia bahwa jumlah pemilih dari keluarganya berjumlah enam orang dan ingin mengalihkan suaranya kepada Caleg dukungan ibu Nani.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
