Loyalitas Bela Habib Bahar, Ichwan Tuankotta: Ini Ceramah Dipotong-potong, Makanya Lihat Keseluruhan

Loyalitas Bela Habib Bahar, Ichwan Tuankotta: Ini Ceramah Dipotong-potong, Makanya Lihat Keseluruhan

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaHabib Bahar bin Smith kini tengah jadi bahan perbincangan publik, pasalnya videonya yang diduga menghina KSAD Jenderal Dudung viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Habib Bahar bernama Ichwan Tuankotta akhirnya angkat bicara memberi penjelasan perihal video itu.

Ichwan mengatakan, jika video ceramah tersebut diambil saat Habib Bahar menghadiri sebuah acara di Garut, Jawa Barat. 

Ceramah itu pun disebut Ichwan disampaikan Habib Bahar sebelum Dudung mengunjungi korban erupsi Semeru.

“Itu video saat kunjungan beliau di Garut, sudah kurang lebih satu minggu lalu. Ceramah itu sebelum Dudung datang ke Semeru,” ucap Ichwan sebagai keterangannya.

Baca Juga

Mulanya, dalam video itu Habib Bahar nampak menyampaikan doa bagi para korban bencana erupsi Gunung Semeru.

“Apabila ada sebagian anggota tubuh yang merakan sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan sakit, jadi penderitaan korban Semeru adalah penderitaan kita juga. Mereka yang kehilangan harta benda nya sama seperti kita kehilangan harta benda kita, mereka yang kehilangan keluarga nya sama seperti kita kehilangan keluarga kita,” jelasnya.

Setelahnya, dalam ceramah itu Habib Bahar lantas menyinggung Jenderal Dudung karena dinilai tidak memberikan bantuan sewaktu erupsi terjadi. Habib Bahar pun merasa tidak serta merta hanya menyinggung Dudung, tapi juga pihak-pihak lain yang kontra terhadap FPI.

“Waktu awal musibah semeru, FPI yang dulunya Dudung mengatakan bubarkan saja, dan turun langsung menurunkan baliho Habib Rizieq waktu menjabat Pangdam. Justru malah dia yang berkata bubarkan FPI tidak kelihatan di Semeru. Dan justru relawan-relawan FPI-lah yang terlihat membantu, mengevakuasi dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Dan bukan hanya dudung yang habib bahar bahas, tapi banyak orang-orang yang membenci FPI yang tidak terlihat pada musibah Semeru,” tutur Ichwan, dikutip dari detikcom, pada Minggu 19 Desember 2021.

Lebih lanjut, ia pun menjelaskan bahwa viralnya video ceramah Habib Bahar itu diakibatkan ceramah yang dipotong-potong sehingga terjadi salah tafsir.

“Ini akibat ceramah beliau yang dipotong potong, jadi penafsiran tidak komprehensif. Ya. Makanya kalau melihat ceramah harus keseluruhan biar paham maksudnya apa,” tandasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.