Masuk

Luhut Pandjaitan Bicara Soal Utang Indonesia: Kita Ini Utangnya Rp7000 Triliun, Tapi..

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) mengatakan bahwa dirinya sadar kalau utang Indonesia tidak sedikit.

Diketahui dalam acara Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD Tahun 2022, Luhut Pandjaitan memberikan pidatonya terkait jumlah utang Indonesia yang disebut semakin meningkat.

Luhut Pandjaitan akhirnya mengakui bahwa memang benar utang Indonesia tidak sedikit jumlahnya.

Baca Juga: AHY Sebut Utang Indonesia Menumpuk, Anak Buah Sri Mulyani Langsung Pasang Badan

“Orang bilang kita ini utangnya banyak, betul Rp 7.000 triliun. Tapi kita bandingkan itu hanya 41 persen dari produk domestik bruto (PDB) kita,” ucap Luhut Pandjaitan, dikutip dari kompas.com, Sabtu 6 Agustus 2022.

Luhut Pandjaitan menilai bahwa selama ini Indonesia membayar jumlah utang melalui pembangunan proyek yang mumpuni.

“Dan angka itu jumlahnya dibayar oleh proyek-proyek yang bagus, bukan uang yang hilang. Semua dibayar. Pembangunan,” kata Luhut Pandjaitan.

Baca Juga: Said Didu Nilai Jokowi ‘Jago’ Numpuk Utang Dibanding dengan Soeharto dan SBY

Selanjutnya, pria yang dijuluki sebagai Perdana Menteri Indonesia ini membandingkan jumlah utang Indonesia dengan negara lain. 

Luhut Pandjaitan berpendapat bahwa total utang Indonesia masih relatif kecil jika dibandingkan negara lain.

Selain itu, Luhut Pandjaitan juga memamerkan kemampuan pemerintah dalam menjaga nilai tukar rupiah adar tidak melemah.

Selanjutnya, Luhut Pandjaitan juga membahas soal kepemilikan saham asing di dalam negeri yang sudah menurun drastis dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Luhut Sarankan KPK Jangan OTT Terus, Susi Pudjiastuti Pasang Emoticon Kasihan

Untuk saat ini jumlah kepemilikan saham asing di Indonesia berada di level 16,1 persen.

“Dari yang dulunya 41,3 persen,” sambung Luhut Pandjaitan.