Terkini, Jeneponto – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 113 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program pengadaan penanda dan navigasi wilayah di Desa Kayuloe Barat, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas, mempermudah mobilitas warga, mempermudah identifikasi rumah dan fasilitas umum serta memperjelas identitas wilayah desa agar lebih tertata dengan baik.
Kegiatan ini menjadi salah satu bagian dari program kerja yang ditawarkan oleh Mahasiswa KKN-T 113 Unhas yaitu “Pengadaan Infrastruktur dan Penguatan Identitas Desa”.
Penanggung jawab program ini, Ibrah Rahmat Anshary Nasrun yang merupakan mahasiswa Teknik Sipil Unhas, menjelaskan bahwa salah satu permasalahan utama yang dihadapi desa adalah minimnya penanda infrastruktur seperti jalan tani dan fasilitas umum lainnya.
Selain itu, minimnya penanda rumah seperti nama pemilik rumah terkadang menyulitkan beberapa pihak dalam mengidentifikasi alamat tujuan untuk keperluan tertentu seperti pengantaran paket ataupun undangan.
- HIGAR Segera Buka Cabang Baru di CPI Makassar, Hadirkan Kelas HYROX dan Spinning
- Cegah Anak Tidak Sekolah, Disdukcapil Bersama Disdikbud Jeneponto Sosialisasikan Pemadanan Data Dapodik, ATS Berbasis NIK
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
Terlebih lagi masih banyak permukiman dan jalan yang tidak teridentifikasi di layanan seperti google maps dan platform sejenisnya.
“Tanpa adanya penanda yang jelas, banyak warga dan terutama pihak luar yang mengalami kesulitan dalam navigasi wilayah. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk menghadirkan solusi dengan pengadaan infrastruktur penanda yang lebih baik,” ujarnya, Sabtu, 15 Februari 2025.
Pelaksanaan program ini mencakup empat sub-program utama. Pertama, pengadaan penanda jalan tani, di mana mahasiswa KKN-T 113 memasang penanda pada empat jalan tani utama guna mempermudah akses petani menuju lahan pertanian.
Kedua, pengadaan penanda rumah warga, yang mencakup pemasangan nomor rumah di tiga dusun, yaitu Dusun Bontoa sebanyak 73 rumah, Dusun Batu Tarang sebanyak 3 rumah, dan Dusun Pa’bentengan sebanyak 1 rumah. Inisiatif ini bertujuan untuk mempermudah identifikasi rumah warga serta meningkatkan keteraturan administrasi desa.
Selanjutnya, mahasiswa juga melakukan pengadaan penanda untuk TKA/TPA, dengan pemasangan papan nama di TKA/TPA Nurul Aqsha yang terletak di Dusun Pa’bentengan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
