Mahasiswa KKN Unhas di Desa Bulue Rebranding Produk Madu untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Mahasiswa KKN Unhas di Desa Bulue Rebranding Produk Madu untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini, Bulue – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Masyarakat Universitas Hasanuddin yang berposko di Desa Bulue melaksanakan program kerja Rebranding produk madu lokal milik salah satu pelaku UMKM desa.

Program ini bertujuan meningkatkan nilai jual dan daya saing produk melalui perbaikan kemasan, penambahan identitas merek, dan strategi promosi.

Berdasarkan hasil observasi lapangan yang dilakukan tim KKN menunjukkan bahwa madu yang diproduksi oleh UMKM di Desa Bulue memiliki kualitas rasa dan kemurnian yang baik.

Namun, produk madu sebelumnya dikemas menggunakan botol bekas sirup tanpa label merek, sehingga kurang menarik dan sulit dikenal oleh konsumen.

Melalui program ini, tim KKN melakukan pendampingan pembuatan desain logo, label produk, serta penyediaan kemasan baru yang lebih aman dan estetik.

Baca Juga

Menanggapi permasalahan tersebut, tim KKN melakukan pendampingan intensif mulai dari perancangan identitas merek (brand identity), pembuatan logo, desain label, hingga pemilihan kemasan baru.

“Kami berharap rebranding ini dapat membantu pelaku UMKM Desa Bulue memasarkan madu dengan lebih luas, baik secara langsung maupun melalui platform digital,” ungkap salah satu anggota tim KKN, Adeliah Rabitha Hasan selaku kordinator pelaksana program kerja.

Program kerja ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong keberlanjutan usaha madu di Desa Bulue, sehingga dapat meningkatkan pendapatan pelaku UMKM dan memperkuat perekonomian masyarakat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.