Terkini, Soppeng – Pada hari Rabu, 06 Agustus 2025, bertempat di Aula Kantor Desa Patampanua, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng telah terlaksana dengan sukses sebuah kegiatan edukatif yang merupakan bagian dari program kerja KKN Tematik Ketahanan Pangan Gelombang 114 Universitas Hasanuddin.
Dengan Penanggung jawab kegiatan yaitu mahasiswi Fakultas Pertanian, Jurusan Agribisnis, atas nama Nurdewi Malik. Kegiatan yang berfokus pada pelatihan pembuatan sistem hidroponik sederhana dengan memanfaatkan barang bekas, khususnya botol plastik, ini dimulai tepat pada pukul 11.00 Wita dan berakhir sekitar pukul 13.00 Wita. Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak awal, dengan total 35 orang peserta yang hadir memenuhi ruangan.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat desa mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga. Lebih spesifik lagi, program ini bertujuan untuk memberdayakan warga dalam mengolah sampah non-organik yang sering kali menjadi masalah lingkungan, menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Saya Nurdewi Malik sebagai pelaksana, dengan bimbingan dari dosen pembimbing, berupaya menciptakan solusi yang inovatif, murah, dan berkelanjutan yang dapat diterapkan oleh siapa saja, bahkan di lahan yang sangat terbatas sekalipun.
Kehadiran para peserta dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan tingginya minat dan dukungan terhadap kegiatan ini. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di desa, termasuk Bapak Kepala Desa yang memberikan sambutan hangat, Ketua PKK beserta beberapa anggota-anggotanya, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
- Istri Kadinsos Bagikan Postingan Rasisme Terhadap Sekda Gowa Andy Aziz?Disebut Tak Sengaja
- 14 Titik Demo di Makassar 27 Agustus, Ini Lokasi yang Perlu Diwaspadai Pengendara
- Tak Cuma Tanggap Darurat, Pemerintah Jamin Pemulihan Gempa NTT Berlanjut ke Rekonstruksi
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Identitas Para Terduga Pelaku Karhutla di Luwu Timur Sudah Dikantongi Aparat, Motifnya untuk Buka Kebun
Partisipasi aktif dari berbagai pihak ini tidak hanya menandakan kolaborasi yang baik, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi saya dan seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Bapak Kepala Desa Amiruddin S.Ag memberikan apresiasi kepada Nurdewi Malik atas inisiatifnya. Beliau menyampaikan, “Kegiatan pelatihan pembuatan hidroponik sederhana dari barang bekas ini yang menggunakan botol bekas sangat relevan dengan kondisi desa kita, dikarenakan di desa kita telah ada bank sampah.

Inisiatif ini tidak hanya sejalan dengan upaya kita dalam mengelola kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan solusi praktis bagi warga untuk memulai berkebun di lahan terbatas. Semoga ilmu yang didapat hari ini bisa diterapkan dan bermanfaat bagi kita semua.”
Selama sesi pelatihan, saya dengan sabar dan lugas memandu para peserta dengan menunjukkan langkah-langkah praktis mulai dari persiapan alat dan bahan, pemotongan botol plastik, perakitan sistem, hingga penanaman bibit.
Para peserta tampak sangat interaktif, mengajukan banyak pertanyaan terkait pemilihan jenis tanaman yang cocok, nutrisi yang dibutuhkan, serta cara perawatan agar tanaman dapat tumbuh subur. Diskusi berjalan hidup dan produktif, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
