Lewat Poster, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Masyarakat Soal Pencegahan Hoax Covid-19

Lewat Poster, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Masyarakat Soal Pencegahan Hoax Covid-19

Terkini.id, Gowa – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang kian cepat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi akan peristiwa-peristiwa terkini.

Berbagai media baik itu media cetak atau pun media online berusaha menerbitkan berita ataupun artikel secepat mungkin.

Sejak virus Covid-19 menjangkit Indonesia, banyak media public yang gencar memberitakan seputar informasi mengenai pandemi Covid-19.

Hal itu dikarenakan informasi dan komunikasi dianggap penting untuk menampilkan perkembangan pandemi Covid-19.

Namun, kemudahan informasi yang diterima masyarakat secara tidak sadar membawa dampak yang serius yaitu adanya berita bohong atau hoax.

Menarik untuk Anda:

Banyaknya pemberitaan dari berbagai media membuat masyarakat kurang selektif dalam menerima informasi yang tidak valid.

Belum lagi informasi media sosial yang telah dibagikan oleh ratusan ribu pengguna sosial media, membuat masyarakat percaya akan informasi tersebut.

Melihat permasalah tersebut, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Gowa 4 membuat edukasi dalam bentuk poster untuk menghentikan penyebaran berita hoax yang ada di masyarakat.

Program kerja ini digagas oleh Risna Auliah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan mendapat respon positif dari Dosen Pengampu KKN (DPK) Gowa 4.

“Memang terbukti bahwa simpang siur informasi yang tersebar dimasyarakat juga dapat menimbulkan dampak negatif dalam masyarakat. Dan program kerja ini bisa menjadi sarana informasi bagi masyarakat di sekitarmu. Jangan lupa sertakan regulasi yang berisi larangan menyebarkan hoax agar masyarakat juga waspada dalam menyebarkan informasi tersebut,” ujar M. Zulfan Hakim, S.H.,M.H selaku DPK Gowa 4, Senin, 10 Agustus 2020.

Pembuatan poster edukasi ini, kata Zulfan, menjadi salah satu media penyaluran mahasiswa sebagai kaum terpelajar.

Sebab menurutnya, mahasiswa memiliki sikap kritis dalam melihat permasalahan yang ada di sekelilingnya.

Sementara itu, Abdul Muin selaku Kepala Desa Bungaejaya mengatakan, melalui pelaksanaan KKN ini, mahasiswa dapat menarik masyarakat dari jerat hoax yang beredar.

“Informasi palsu atau hoax banyak menyebar di masyarakat yang berdampak pada perilaku seperti aksi Panic Buying. Masyarakat juga terlalu acuh untuk memilih informasi yang valid. Sama seperti kasus Bawang Putih yang beberapa hari ini tersebar, masyarakat yang percaya pun menimbun bawang putih yang katanya dapat mencegah Virus Covid-19. Jadi hal ini berdampak pada harga bawang putih di pasar,” ujarnya.

Saat ini, poster berjudul “Ayo Menjadi Masyarakat Cerda Melawan Hoax Covid-19” tersebut telah disebar melalui media sosial dan beberapa telah dipasang di fasilitas umum Desa Bungaejaya seperti Kantor Desa, Pustu, Mesjid serta warung dan beberapa titik seputaran jalan.

Melalui poster edukasi informasi Covid-19, Mahasiswa KKN Unhas Gowa 4 berharap akan keberhasilan poster ini.

“Meski hanya melalui poster yang tersebar di fasilitas umum, saya berharap masyarakat secara perlahan mengerti dan lebih bijaksana dalam menerima infomasi. Tidak melakukan hal yang gegabah yang mungkin dapat membawanya kearah hal yang negatif,” ujar Risna Auliah, Mahasiswa KKN Unhas Gowa 4.

“Selain pencegahan, kita juga perlu melawan informasi hoax dengan menyebarluaskan fakta yang valid dan berasal dari sumber yang jelas. Mari menjadi masyarakat cerdas melawan hoax Covid-19,” pungkasnya.

Citizen Reporter : Risna Auliah

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tembus 1.013 Mahasiswa Baru, Minat Pendaftar UIM Meningkat

UNHAS Lantik 12 Pejabat Baru dan 11 Guru Besar, Ini Daftarnya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar