Mahasiswa Peserta KKN Profesi FKIP UIM Diharapkan Menjadi Duta Covid-19

Mahasiswa Peserta KKN Profesi FKIP UIM Diharapkan Menjadi Duta Covid-19

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, Makassar – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Islam melaksanakan pembekalan Kuliah Kerja Nayata Profesi (KKNP) melalui zoom meating Selasa 23 Maret 2021.

Peserta KKNP yang akan dilaksanakan UIM diharapkan menjadi duta Covid-19 di sekolah mitra yang dijadikan sasaran KKNP.

Ketua Panitia KKNP UIM, Supriadi,S.Pd.,M.Pd, mengatakan jumlah mahasiswa FKIP yang akan melaksanakan KKNP sebanyak 131 orang yang berasal dari empat prodi, yakni Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inodneisa, Pendidikan Bahasa Inggris, PGSD, dan PG PAUD.

“Sasaran KKNP yang dilaksanakan FKIP UIM adalah SMA sederajat, SD, dan TK, dengan dijadikan sekolah sebagai lokasi, diharapkan para mahasiswa lebih mengembangkan potensi sikap, pengetahuan, keterampilan umum dan keterampilan khusus, dalam mengembangkan tridharma dalam aspek pengabdian kepada  masyarakat,” urai Supriadi yang juga Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini.

Pada kesempatan itu, Dekan FKIP UIM Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D dalam sambutannya mengemukakan pembekalan KKN Profesi (KKN-P) tahun ini berbeda dengan tahun lalu, dimana tahun ini dilaksanakan secara virtual karena kita masih dalam situasi pandemi Covid-19. 

“Kuliah Kerja Nyata Profesi merupakan suatu praktik kerja untuk dapat mengetahui secara langsung aktivitas dan kegiatan pada suatu instansi,”bebernya. 

“Berbekal keahlian yang telah diberikan, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi  serta melihat secara langsung pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh para guru dan pegawai serta bagaimana cara menyelesaikan tugas yang dibebankan padanya,” lanjut  Alumni Negeri Jiran tersebut.

Lebih Jauh Baddruddin Kaddas menyatakan Kuliah Kerja Nyata adalah perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi dalam bentuk pendidikan dan pemberian pengalaman belajar mahasiswa di tengah masyarakat dan secara langsung mengidentifikasi dan mengatasi segala pembangunan yang dihadapi. 

Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan mahasiswa dalam isi dan bobot pendidikan dan relevansi kurikulum dengan realita pembangunan dalam bermasyarakat, untuk mendapatkan nilai tambah bagi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. 

“Perlu saya sampaikan bahwa penekanan pelaksanaan KKN-P adalah mengenai pengabdian kepada masyarakat yang bisa dilaksanakan dimana saja, namun karena ini adalah profesi maka tetap dilaksanakan di sekolah dalam kota Makassar, sehingga keprofesiannya sebagai calon guru tetap terlaksana dan diharapkan banyak tambahan ilmu bisa diperoleh, KKN-P ini juga dijadikan sebgai realisasi kampus merdeka bahwa setiap mahasiswa bisa menambah kompetensinya untuk lebih adaptif di masa yang akan datang,” jelas Dekan FKIP UIM.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.