Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa adalah salah satu insan muda pertanian yang menjadi tumpuan harapan bangsa. Mereka adalah generasi milenial yang diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam pembangunan pertanian.
Ayudia Sari, yang tercatat sebagai salah satu mahasiswa Polbangtan Gowa melakukan penyuluhan terhadap satu kelompok tani yang memiliki ternak di Desa Citta, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng (22/4) dengan materi penyuluhan Penambahan Ekstrak Daun Gedi (Abelmoschus Manihot) dalam Air Minum terhadap Performa Ayam Broiler.
“Penyuluhan ini dilakukan guna menambah wawasan masyarakat dalam rangka pemeliharaan dan pertumbuhan hewan ternak dengan memanfaatkan tanaman herbal yang ada di sekitar masyarakat,” urai Ayudia.
Ayudia menegaskan bahwa penyuluhan yang dilakukan tetap berjalan sesuai prosedur dan protokol di tengah pandemi Covid-19.
“Setiap peserta diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu, menjaga jarak dan memakai masker,” lanjut Ayudia.
- Kabupaten Jeneponto Diguncang Dua Peristiwa Kebakaran Dalam Sehari, 1 Warga Meninggal Dunia
- Lanjutan Kasus Pungli hingga Miliaran di Dinas Perkimtan Gowa, Giliran Ketua Kadin Diperiksa di Polres
- Ketua DPRD Sulsel Siap Kawal Aspirasi BADKO HMI Sesuai Kewenangan Pemerintah
- Melihat Bagaimana Politik Mempengaruhi Akses dan Keadilan dalam Sistem Kesehatan di Indonesia
- Pemkot Makassar Siap Bersinergi Wujudkan Sekolah Unggulan SMP-SMA Boarding School
Apa yang dilakukan Ayudia sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, (SYL) yang menyatakan bahwa peningkatan peran generasi muda pertanian dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian perlu diprioritaskan. Petani-petani muda sangat diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam gerakan pembaruan pembangunan pertanian.
Sejalan dengan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa regenerasi petani sudah sangat mendesak untuk dilakukan.
“Mau tidak mau, suka tidak suka, mampu tidak mampu, kita harus lakukan regenerasi petani kepada petani milenial dan petani andalan. Karena petani milenial dan petani andalanlah sebetulnya yang paling berperan sangat strategis di dalam pembangunan pertanian, ” tegas Dedi.
(ONHO/WLN8)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
