Mahasiswa Unhas yang Ngaku Non-Biner Diduga Ejek Dosennya ‘Kodok Zuma’

Mahasiswa Unhas yang Ngaku Non-Biner Diduga Ejek Dosennya ‘Kodok Zuma’

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Makassar – Mahasiwa Universitas Hasanuddin yang mengaku memiliki kepribadian non-biner atau bukan laki-laki dan bukan perempuan, viral di media sosial.

Usai viral videonya yang mengaku non-biner, beredar pula postingan mahasiswa berinisial NA tersebut yang menyampaikan kekesalannya terhadap dosen kampus.

Akun twitter @txtdrmks membagikan video yang diduga diunggah mahasiswa NA tersebut. Isinya berupa ungkapan kekesalan terhadap dosen.

Bahkan, ada kalimat kasar yang diucapkan dalam unggahan tersebut dan cenderung mengejek sang dosen yang telah mengusirnya dari ruangan.

“Wd3 jleg sipanya for insulting me as an gender neutral in front of peoples f*ck off anj*ng,” tulisnya.

Baca Juga

Dalam postingannya yang lain, pria diduga NA juga mengejek Wakil Dekan 3 Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unhas, Dr. Muh. Hasrul, S.H., M.H.

“Bacotnya ine kodok zuma,” tulis postingan tersebut.

Slide postingan tersebut kemudian mendapat tanggapan beragam dari warganet di Makassar. “Memang dasarnya problematik,” tulis akun @txtdrmks.

“Kebanyakan main twiter ni anak,” tulis akun @passwordCTR.

Berawal dari Video Viral

Seperti diketahui, mahasiswa berinisial NA tersebut viral karena mengaku kepada dosennya bahwa dirinya bukan perempuan atau laki-laki. Tetapi non-biner.

Mahasiswa baru itu kemudian dikeluarkan dari ruangan. Sebelumnya, mahasiswa tersebut ditanyai tentang status di KTP.

“Kau juga yang pertama dikasih keluar karena Undang-undang tidak ada status laki-laki dan perempuan. Harus ada pilihan. Di KTP mu apa?,” tanya dosen perempuan itu.

“Di KTP mu apa? laki-laki, toh? di Kartu mahasiswa laki-laki atau perempuan?,” tanya Hasrul, Wakil Dekan III Fakultas Hukum yang juga dosen Unhas.

NA kemudian menjawab, “laki-laki, pak”.

Hasrul kembali bertanya ke mahasiswa tersebut. Gender sebenarnya apa?

“Kau mau sekali jadi perempuan atau laki-laki?,” lanjutnya.

Mahasiswa itu menjawab tidak keduanya. Ia adalah gender netral.

“Tidak keduanya, di tengah-tengah. Makanya gender netral pak,” balas NA.

Jawaban mahasiswa baru tersebut membuat kedua dosen emosi. Ia meminta agar panitia mengeluarkan mahasiswa tersebut dari ruangan.

NA kemudian menjadikan video tersebut sebagai konten di media sosial. Ia bahkan mengunggah beberapa foto Muhammad Hasrul dan menuliskan hal yang tidak pantas. 

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar berkaca mata itu kemudian dikeluarkan dari ruangan saat pengenalan kampus. Videonya viral di media sosial sejak Jumat, 19 Agustus 2022. 

Mahasiswa yang belakangan diketahui bernama NA itu mengaku kegerahan di ruangan sehingga mengipas-ngipaskan tangannya. Ia lalu dipanggil ke depan dan ditanya soal status jenis kelaminnya.

NA menjawab statusnya adalah non binary (non biner). Bukan perempuan, bukan juga laki-laki.

Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unhas, Hasrul yang dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. Ia mengaku mahasiswa tersebut akan meminta maaf pekan depan.

“Nanti saja, ya. Nanti hari Senin akan ada permintaan maaf oleh mahasiswa itu,” ujarnya dikutip dari suaradotcom.

Tentang Orisntasi Seksual Non-Biner

Untuk diketahui, istilah non biner merupakan identitas gender yang tidak merujuk secara spesifik pada salah satu gender, seperti perempuan maupun laki-laki.

Non biner dapat berada di antara ataupun di luar dua gender tersebut. Dalam konteks ini, identitas gender tergantung dari bagaimana seseorang memandang dirinya, bukan berdasarkan kondisi biologis yang ditentukan dari jenis kelamin.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.