Ketua Panitia Harian HUT Dekranas ke-46, Sukarniaty Kondolele, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi ajang promosi produk unggulan daerah sekaligus memperkuat jejaring antardaerah.
Sebanyak 203 stan dari provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia memamerkan berbagai produk unggulan, mulai dari wastra, kriya, fesyen, hingga aksesori berbasis budaya.
Hingga 11 Juli 2026, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 180.000 orang, dengan rata-rata 30.000–40.000 orang per hari. Pada puncak acara, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 80.000 orang.
“Tingginya angka kunjungan menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap produk kerajinan, wastra, dan ekonomi kreatif serta memperlihatkan tingginya kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan event nasional di Kota Makassar,” ujar Sukarniaty.
Selain transaksi di area pameran utama, produk premium Sulawesi Selatan juga mencatat transaksi sekitar Rp150 juta, sementara transaksi pada pameran HKG PKK mencapai Rp551.754.000.
- HUT Dekranas 2026 dan HKG PKK Dongkrak Okupansi Hotel di Makassar hingga 90 Persen
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- Wabup Gowa dan Kodim 1409 Perkuat Silaturahmi Lewat Nobar Piala Dunia 2026
- Olymrun 2026 Makassar Target 5.000 Pelari, PaninBank Dukung Gaya Hidup Sehat
- Mendagri Resmi Tutup HUT Dekranas ke-46 di Makassar, Apresiasi Dukungan Wali Kota Munafri
Hotel dan Pariwisata Ikut Menikmati Dampak Positif
Sukarniaty menjelaskan manfaat penyelenggaraan HUT Dekranas juga dirasakan sektor jasa dan pariwisata. Lebih dari 3.000 peserta resmi hadir di Makassar, belum termasuk pendamping, tamu, dan wisatawan.
Tingginya mobilitas peserta mendorong peningkatan aktivitas hotel, restoran, transportasi, pusat oleh-oleh, destinasi wisata, hingga pelaku UMKM di berbagai sudut kota.
“Secara keseluruhan, perputaran ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 miliar. Ini menunjukkan bahwa event nasional mampu menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” katanya.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, mengungkapkan hampir seluruh hotel di Makassar menikmati lonjakan tingkat hunian selama kegiatan berlangsung.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
