Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya kembali mempersoalkan ucapan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas yang sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu yang lalu.
Sebagaimana diketahui, Gus Yaqut sempat banyak dikritik usai mengatakan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) adalah hadiah khusus untuk Nahdatul Ulama (NU).
Mustofa Nahrawardaya mengatakan bahwa jika Presiden Joko Widodo alias Jokowi tidak membantah pernyataan Gus Yaqut ini, maka itu berarti Pemerintah menganggap itu benar.
“Sampai saat ini Pak Jokowi atau pihak istana tidak membantah pengakuan Pak Menteri Kemenag ini? Jika tidak dibantah, artinya benar. Terima kasih.,” katanya melalui akun Twitter @TofaTofa_id pada Sabtu, 28 Oktober 2021.
Sebagaimana diketahui, Gus Yaqut sebelum menjadi sorotan karena ucapannya bahwa Kemenag bukanlah hadiah negara untuk umat Islam secara menyeluruh, melainkan untuk NU secara khusus.
- Beberkan Menteri Kesayangan Jokowi, Gus Yaqut: Minimal Jadi Wapres
- Ma'ruf Amin Perintahkan Menteri Agama dan Menteri Sosial Cegah Kekerasan Seksual di Panti Asuhan
- GP Ansor Dukung Harga BBM Naik, Gus Yaqut: Ini Bentuk Keadilan Subsidi untuk Rakyat
- Tuding Keras Gus Yaqut, Heri Suwondo: Dana Haji Dia Gelapkan
- Edit Foto Gus Yaqut Pakai Baju Tahanan, Netizen: Waspada Syiah
Adapun hal tersebut ia ungkapkan dalam agenda Webinar digelar RMI-PBNU yang diunggah di kanal YouTube TVNU pada Rabu, 20 Oktober 2021.
Gus Yaqut awalnya menceritakan bahwa dalam sebuah rapat, terjadi perdebatan soal sejarah asal-usul Kemenag.
Salah satu staf, menurtnya, ketika itu mengatakan bahwa Kemenag seharusnya adalah Kementerian Agama Islam sebab Kemenag adalah hadiah negara untuk umat Islam.
“Saya bantah,”bukan!”. Kemenag itu hadiah untuk NU. Bukan umat Islam secara umum, tapi spesifik untuk NU,” ujar Gus Yaqut.
“Saya rasa wajar kalau sekarang NU memanfaatkan banyak peluang di Kemenag karena hadiahnya untuk NU,” lanjutnya.
Usai banyak dikritik berbagai pihak, Gus Yaqut pun mengatakan bahwa tidak ada yang salah dari ucapannya sebab itu ia sampaikan dalam forum internal.
Selain itu,Gus Yaqut juga menyampaikan bahwa tujuan menyampaikan itu adalah untuk memotivasi santri dan pesantren.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
