Massifkan Gerakan di “Darat”, Tim Muhamad Ismak Bentuk Seribu Juru Bicara

Tim kerja pemenangan Bakal Calon Wali Kota Makassar, Muhammad Ismak diam-diam telah membentuk tim ketuk pintu warga tahap kedua yang dinamai Seribu Juru Bicara Warga.

Terkini.id — Tim kerja pemenangan Bakal Calon Wali Kota Makassar, Muhammad Ismak diam-diam telah membentuk tim ketuk pintu warga tahap kedua yang dinamai Seribu Juru Bicara Warga.

Tim ini bekerja di semua kecamatan se Makassar dan melakukan kerja-kerja mensosialisasikan Muhammad Ismak sebagai bakal calon walikota Makassar dari rumah ke rumah.

Menurut Moch Hasymi Ibrahim, gerakan Seribu Juru Bicara ini juga mengumpulkan dukungan KTP warga setelah disosialisasikan tentang siapa figur Ismak, apa ide untuk perubahan kota Makassar dan sikap politiknya dalam kontestasi Pilwakot ini.

“Jadi kami mengumpulkan dukungan KTP warga tidak dengan jual beli putus tapi dengan transaksi gagasan, karena sejak awal platform politik kami adalah partisipasi publik dan menolak segala bentuk jual beli suara,” ungkap Hasymi.

Salah satu warga yang memberikan dukungan KTPnya, mengungkapkan apa yang dilakukan calon walikota Muhammad Ismak berbeda dari biasanya.

“Beda tawwa ka timnya tidak datang dengan janji-janji muluk muluk tapi mengajak bicara tentang apa yang dibutuhkan warga terhadap kota ini,” ujar Rusmiati salah seorang ibu rumah tangga di kelurahan Mangasa.

Tim Seribu Juru Bicara ini sudah bergerak sejak awal tahun 2020 atau dua pekan ini.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cegah Corona, PMI Makassar Semprot Disinfektan Dua Perumahan Dosen

Gandeng PMI Makassar, PT Bintang Salurkan 1000 APD ke Sejumlah RS

DPRD Makassar Alokasikan Rp10 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

KM Lambelu Dikarantina 2 Mil Dari Dermaga Makassar

Pemkot Makassar Belum Terapkan PSBB, Ini Tanggapan Ketua DPRD

Hindari Politisasi Penyaluran Bantuan Dampak Covid-19

Jurnalis distribusikan APD di 11 Kecamatan Kota Makassar

PMI Makassar Semprot Disinfektan Balai Kota

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar