Mau Panjang Umur, Penderita Diabetes Ikuti Tips Ini

Mau Panjang Umur, Penderita Diabetes Ikuti Tips Ini
Mau Panjang Umur, Penderita Diabetes Ikuti Tips Ini

Terkini.id, – Penderita diabetes dapat memiliki harapan hidup lebih banyak jika ditangani dengan baik.  Mengingat penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit yang memiliki tingkat risiko mengancam jiwa tinggi.

Penyakit ini berisiko alami komplikasi dengan penyakit lain seperti penyakit jantung, stroke, sakit ginjal dan penyakit kronis lainnya.

Dari laporan yang disajikan Diabetes UK, penyakit diabetes tipe 1 bisa menurunkan harapan hidup hingga 20 tahun dan diabetes 2 hingga 10 tahun.

Menyerah dengan keadaan dan tidak melakukan apapun bagi kita yang menderita atau keluarga kita, sangatlah disesali jika demikian.

Ada hal-hal yang dapat kita kerjakan untuk membantu meminimalkan faktor risiko mengalami komplikasi diabetes sehingga dapat memperpanjang umur serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup secara umum.

Menarik untuk Anda:

Beberapa tips memperpanjang umur penderita melansir dari Health Line Kompas,com

1. Atur Pola Makan

Mengatur pola makan yang sehat adalah langkah pertama untuk mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gula darah yang tidak seimbang.

Atur pola makan yang memiliki keseimbangan yang sehat antara sayuran, buah-buahan, protein, lemak dan karbohidrat.

Ubahlah pola makan menjadi makanan sehat dan lakukan yang terbaik untuk menghilangkan kelebihan natrium lemak dan gula dari makanan yang dikonsumsi penderita.

Pilihlah gandum utuh dan rendah lemak, pilih daging tanpa lemak dan tanpa kulit seperti unggas dan ikan. Hindari mengonsumsi daging merah atau bacon.

Pastikan untuk menghindari minuman manis seperti soda dan jus, kecuali jika dibutuhkan untuk meningkatkan kadar gula.

2. Perbanyak Berolahraga

Olahraga harus menjadi kegiatan rutin yang wajib dilakukan oleh penderita diabetes untuk meningkatkan umur panjang dan melindungi diri dari penyakit jantung.

Penderita diabetes direkomendasikan untuk berolahraga dua setengah jam latihan aerobik intensitas sedang setiap minggu.

Olahraga yang disarankan termasuk jalan cepat, bersepeda dan berkebun.

Disarankan juga untuk melakukan latihan kekuatan selama dua hari berturut-turut setiap minggu. Untuk latihan kekuatan, pastikan untuk menggabungkan semua kekuatan otot untuk membangun tubuh termasuk kelompok utama, punggung, perut, dada, bahu, lengan,pinggul dan kaki.

Jika suka melakukan olahraga yang menuntut latihan fisik maka dapat melakukan olahraga aerobik intensitas tinggi seperti berlari atau bersepeda di medan bukit selama 1 jam 15 menit.

3. Selalu Pantau Kadar Gula Darah

Penyakit diabetes tipe 2 biasanya memiliki kadar gula darah, tekanan darah dan kadar kolesterol yang tidak seimbang, jadi sebaiknya selalu cek sesering mungkin.

Selalu ke dokter untuk memeriksa keadaan secara teratur atau menyediakan alat di rumah agar sewaktu-waktu dapat memeriksa sendiri tanpa harus ke dokter. Namun usahakan selalu berkonsultasi ke dokter mengenai waktu dan frekuensi yang direkomendasikan untuk pemeriksaan glukosa darah Anda.

Pastikan juga untuk selalu merekan dalam buku atau jurnal setiap kali melakukan pemeriksaan ke dokter.

4. Hindari Stres

Stres dapat menyebabkan tekanan darah naik sehingga mudah untuk meningkatkan risiko penyakit jantung.

Jika Anda mengalami stres maka hal sederhana yang perlu dilakukan adalah mengupayakan untuk dapat meredakan stres dan kecemasan.

Lakukan latihan mengelola stress dengan meditasi, pernafasan dalam dan latihan relaksasi otot selama kurang lebih 10 menit.

Jika membutuhkan pertolongan dokter untuk konsultasi mengenai latihan mengurangi stres yang efektif untuk Anda datanglah ke dokter.

5. Jangan Merokok atau Berhenti Merokok

Semua orang tahu merokok berbahaya bagi kesehatan dan akan berisiko lebih berbahaya bagi penderita diabetes tipe 2.

Merokok dapat merusak kesehatan jantung dan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit menjadi serius seperti penyakit jantung, ginjal, masalah penglihatan dan kerusakan saraf.

Berhenti merokok adalah pilihan yang tepat untuk meningkatkan kualitas hidupmu lebih lama.

Berkomitmenlah untuk berhenti merokok demi kesehatan diri sendir dan orang di sekitar yang Anda cintai. Berkonsultasilah dengan dokter agar dapat diberikan saran atau metode bagaimana cara berhenti merokok yanjg efektif.

6. Cegah Jangan Sampai Terjadi Infeksi

Penderita diabetes sangat rentan dengan infeksi, seperti influenza, pneumonia dan infkesi saluran kemih dan mudah terluka.  

Jika terluka membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh, bahkan bisa sampai harus amputasi. Sehingga penderita diabetes perlu diantisipasi jangan sampai terluka atau terinfeksi virus dan bakteri.

Untuk mencegah komplikasi pada penderita diabetes maka harus menjaga kebersihan diri dengan baik terutama rajin mencuci tangan, menggunakan masker supaya tidak mudah terinfeksi virus dan selalu menjaga jarak dengan orang lain sehingga tidak mudah tertular virus terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

Sebaiknya penderita diabetes mendapatkan vaksinasi rutin agar dapat melindungi diri dari virus dan bakteri serta penyakit lainnya.

Selalu periksa bagian tubuh secara teratur agar mudah menemukan luka yang perlu diperhatikan. Usahakan selalu mencari bantuan medis untuk infeksi yang terjadi.

7. Kontrol Kesehatan dengan Rutin Pada Dokter

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutik ke dokter adalah cara terbaik untuk mengelola diabetes dan meningkatkan umur panjang bagi penderitanya.

Melalu dokter dapat memeriksa tekanan darah, kadar gula darah dan kadar kolesterol. Selain itu penderita dapat berkonsultasi mengenai apa saja yang berkenaan dengan penyakit tersebut dan bisa terbuka mengenai masalah kesehatan yang mungkin tidak bisa Anda ceritakan pada anggota keluarga atau teman.

Jangan takut untuk mendiskusikan kesehatan Anda dengan dokter karena akan membantu dokter untuk menilai dan mengobati sehingga harapan hidup yang lebih panjang dapat Anda miliki meskipun menderita penyakit diabetes.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kenali, Hipertensi Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Stroke dan Kematian

7 Tindakan Pertama untuk Pertolongan Terhadap Serangan Jantung

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar