Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Ujang Komarudin mengomentari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang mempersilakan kadernya mundur jika tak suka PDIP lagi.
Ujang menduga bahwa pernyataan Megawati itu adalah sindiran kepada kader PDIP, Ganjar Pranowo dan para pendukungnya.
“Kelihatannya sindir Ganjar dan para pendukungnya,” ujarnya pada Sabtu, 30 Oktober 2021, dilansir dari GenPi.
Ujang menilai bahwa kelompok yang mendukung Gubernur Jawa Tengah itu dianggap tidak sesuai dengan asas partai.
“Mungkin Megawati sudah kirim surat ke DPC PDIP di daerah terkait soal kader dilarang bicara pencapresan,” katanya.
- Pengamat Politik Sebut Anies Baswedan Akan Menang Pertarungan Jika Tepat Memilih Cawapres 2024
- Pertanyakan Prestasi Anies Baswedan, Ujang Komarudin ke Hasto Kristiyanto: Cek Aja! Keliatan Kok, Sangat Jelas
- Pengamat Politik Ujang Komaruddin Ungkap Kemungkinan Adanya Skenario PDIP di Pilpres 2024
- Sebut Puan Berpeluang Maju di Pilpres, Ujang Komarudin: Dia Anak dari Ketum PDIP
- Anies-Khofifah Digadang Jadi Duet Baru di Pilpres 2024, Ujang Komarudin: Menarik Tapi Agak Sulit
Ujang juga menduga instruksi Megawati tak mendapatkan respon sehingga ia marah.
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mempersilakan kader yang sudah tidak tak lagi suka dengan PDIP untuk mengundurkan diri.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam acara virtual “Peresmian dan Penandatanganan Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan 16 Kantor Partai PDI Perjuangan”.
Megawati mengaku lelah memecat kadernya yang sudah tidak loyal kepada partai.
“Sekarang ini saya sering sekali mengatakan, sudah, mereka kalau ndak suka lagi sama PDI-P silakan mengundurkan diri,” katanya, dilansir dari Kompas, Jumat, 29 Oktober 2021.
“Daripada saya capek pecat-pecat, mengundurkan diri saja,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
