Terkini.id, Jakarta – Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengadakan tender untuk pengadaan kendaraan bermotor roda empat untuk Istana Kepresidenan Jakarta atau Kementerian Sekretariat Negara sebesar Rp8,35 miliar untuk tahun ini.
Merespon hal tersebut, Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menyebut seharusnya pemerintah berhemat untuk saat ini.
“Lebih baik dihemat. Maksimalkan mobil-mobil yang masih baik,” ujar Irawadi, Selasa, 8 Februari 2022.
Irawadi menyarankan pemerintah memperbaiki saja mobil-mobil yang masih layak. Dengan demikian bisa mengeluarkan biaya lebih sedikit dibanding membeli yang baru.
“Tetapi jika mobil-mobil masih bagus, ya cukup perbaiki saja. [Anggaran] Rp8 miliar itu banyak atau besar. Jika hanya untuk perbaikan, jauh dibawah itu biayanya,” ujar Irawadi dilansir dari CNN Indonesia.
- KPP Pratama Mamuju Gelar Sosialisasi Perpajakan untuk Profesi Dokter
- Mantan Pejabat Pajak Rafael Alun Resmi Ditahan KPK
- Aktivis Nicho Silalahi Singgung Kemenkeu Terkait THR PNS Terancam Tidak Cair: Selamat Menikmati Penderitaan Rakyat
- Dugaan Transaksi Rp 349 triliun, Benny Harman: Saya Datang Minta Pak Mahfud Tidak Boleh Ewuh Pakewuh!
- Heboh Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu Akhirnya Terang Benderang: Bukan Korupsi
Sebelum ini, Kepala Sekretariat Presiden (Setpres) Heru Budi Hartono mengatakan mobil-mobil dengan anggaran Rp8,3 miliar digunakan untuk menjemput para tamu kenegaraan.
Ia pun menyebut sebetulnya rencana ini telah diusulkan sejak 2018 lalu. Dan dilakukan secara bertahap hingga 2022.
“Pengadaan kendaraan ini adalah untuk kegiatan kenegaraan dan tamu-tamu negara,” tulis Heru dalam keterangannya.
Lebih lanjut Heru berdalih bahwa sudah ada beberapa kendaraan yang dipensiunkan. Sehingga butuh peremajaan kembali dengan mobil baru.
Ia pun menjamin bahwa proses pengadaan akan dilakukan secara akuntabel dan transparan. Jika memang dirasa pengadaan untuk tahun ini belum terlalu urgent, pihaknya tidak bakalan memaksakan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
