Menghapus Teman di Medsos Bisa Bikin Kamu Lebih Bahagia, Mau Coba?

Terkini.id – Anda mungkin merasa jengkel dengan postingan-postingan beberapa teman di media sosial.

Atau mungkin postingannya tidak menjengkelkan. Namun ada saja foto atau postingannya yang membuat hati tidak bahagia: kekesalan, tidak menyenangkan, dan ketidakpuasan.

Lalu, dengan begitu kamu harus berhenti bermedia sosial? tidak juga. Solusi terbaik adalah berhentilah mem-follow teman-teman tersebut, atau hapus dari pertemanan.

Dilansir dari popsugar, menghapus teman- teman yang membuat jengkel di media sosial bisa membuat Anda lebih bahagia.

Amanda McKeley, sosial media strategist Popsugar, menulis tentang perasaannya yang lebih bahagia saat memutuskan berhenti mengikuti sejumlah orang di media sosial.

“Aku tidak perlu mengikuti orang-orang ini di media sosial. Mengapa aku membanjiri hidupku dengan orang-orang yang membuatku tidak bahagia?” Saya berhenti mengikutinya.

Media sosial tidak harus menjadi tempat beracun seperti yang dikatakan banyak orang.

“Ini (media sosial) adalah jendela modal. Media sosial tidak boleh membuat saya tidak bahagia setiap kali saya menggunakannya sepanjang hari,” tulisnya.

Apalagi, Anda sangat suka bermedia sosial ketika itu menjadi ruang yang sehat bagi Anda.

“Jadi, alih-alih pilihan ekstrem untuk menghapus semuanya, saya memutuskan untuk mengisi ‘makanan’ saya
dengan orang-orang dan hal-hal yang membuat saya paling bahagia dan tidak membawa mood saya ke dalam pusaran yang membuat pusing,” katanya.

“Saya mengikuti orang-orang yang sebenarnya saya masih berteman dengan, keluarga saya, instruktur kebugaran saya yang menginspirasi saya, blogger yang memposting foto yang memukau, dan akun meme yang membuat saya tertawa terbahak-bahak,” tulisnya lagi.

Selektif Memilih Teman, Demi Kesehatan

Selektif tentang orang-orang di sekitar Anda penting untuk kesehatan dan perawatan diri Anda.

“Sekarang, beranda media sosial saya dipenuhi hal-hal yang membuat saya bersukacita. Ketika saya melihat teman-teman saya memposting tentang liburan mereka, keluarga saya dengan pasangan mereka, blogger yang pakaiannya saya gunakan menginspirasi, dan akun kebugaran yang memotivasi saya bukan menjatuhkan saya. Media sosial tidak harus menjadi tempat beracun yang dikatakan semua orang, tetapi Anda harus rela mengambil langkah pertama untuk melakukannya,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

AJI Gelar Pelatihan Pengecekan Fakta di 20 Kota

Terkini.id, Makassar - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerja sama dengan jaringan Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) dan beberapa kampus, menyelenggarakan Halfday Workshop Hoax Busting
Kampus

Pascasarjana Unifa Sambut Puluhan Mahasiswa Baru

Terkini.id,Makassar - Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar (Unifa) secara resmi menerima mahasiswa baru untuk Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Magister Manajemen Stratejik dan Magister Rekayasa