Urgensi jama’ah (komunitas) dalam Islam
Hidup berjamaah (kolektif) dalam Islam memiliki urgensi yang sangat besar. Panggilan Allah kepada umat ini pada ghalibnya dengan bentuk kolektif (jama’). “يا ايها الذين امنوا” (hai orang-orang yang beriman) adalah bentuk panggilan yang berulang-ulang dalam Al-Quran.
Bahkan ketika umat ini diperintah untuk membangun kebersamaan (persatuan) Allah memanggil mereka secara kolektif: “واعتصموا بحبل الله جميعا” (berpegang teguhlah kalian kepada tali (agama) Allah) secara bersama-sama”.
Yang diseru adalah jamaah (jamii’an) untuk perpegang taguh kepada tali (hablun) agama yang tunggal.
Bahkan dengan tegas Rasulullah menyatakan: “يد الله فوق الجماعة” (pertolongan Allah itu bersama Jama’ah). Sedemikian pentingnya jamaah/komunitas ini sehingga di saat bepergian pun harus membentuk jamaah itu (urgensi memilih pemimpin dalam perjalanan).
- Parmusi Sulsel Serukan Tabayyun Terkait Isu Jusuf Kalla
- DPRD Makassar Desak Dinas Pendidikan Larang Acara Perpisahan Siswa di Luar Sekolah
- BSI Gerakkan 10 Ribu Perempuan Selamatkan Bumi Lewat Aksi Tanam Pohon
- Pemprov Sulsel Matangkan RKPD 2027, Fokus Tekan Stunting dan Lindungi Kelompok Rentan
- Gubernur Sulsel Usulkan Sejumlah Proyek Jalan dan Jembatan Strategis ke Kementerian PU
Poin yang ingin saya sampaikan adalah jangan sampai ada di antara umat ini yang membatasi petunjuk Islam kepada sekedar mengatur aspek-aspek kehidupan pribadi (individual) yang sempit.
Pembatasan semacam ini sejak lama di propagandakan oleh kaum sekuler. Bahwa Islam itu otoritasnya hanya pada sisi kehidupan pribadi yang sempit.
Anda Muslim ketika Sholat. Tapi Islam tidak perlu menuntun kehidupan anda dalam melakukan aktifitas di pasar.
Cara pandang seperti ini sangat berbahaya. Karena selain mempersempit peranan agama dalam kehidupan, juga menghasilkan karakter manusia-manusia yang double standard. Muslim (dalam arti menjadi orang baik) di Masjid. Tapi di pasar tidak malu-malu melakukan penipuan dan pembohongan.
Bahkan Islam dan hal-hal yang berkaitan dengan agama jadi jalan kejahatan. Menipu dengan menjajakan kata halal bahkan Syariah itu sendiri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
