Menkeu Janet Yellen: Amerika Serikat Tidak Akan Datang Jika Rusia Hadir Dalam KTT G20

Terkini.id, Jakarta – Perdana Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen memberikan pendapat mengenai apakah negaranya akan ikut serta dalam KTT G20 nanti.

Janet Yellen menjelaskan bahwa pihak Amerika Serikat telah meminta kepada Indonesia agar tidak mengundang Putin dalam KTT G20 mendatang.

Amerika dengan tegas akan tidak hadir dalam KTT G20 jika pejabat Rusia tetap muncul dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Fadli Zon Sindir Pengawalan Ketat Presiden Jokowi ke Ukraina, Ruhut:...

“Presiden Biden telah menjelaskan, dan saya tentu saja setuju dengannya, bahwa itu tidak bisa menjadi hal yang berjalan normal bagi Rusia di lembaga keuangan mana pun,” kata Janet Yellen saat berbicara di House Financial Services Committee, dilansir dari halaman pikiranrakyat.com bersumber dari reuters, Sabtu 9 April 2022.

Janet Yellen juga menyatakan bahwa Presiden Biden meminta kepada Indonesia agar Rusia dikeluarkan dari KTT G20.

Baca Juga: Natalius Pigai: Saya Kecam Sikap Jokowi Tidak Adil pada Orang...

Presiden Biden tidak ingin melihat wajah pejabat Rusia dalam konferensi tersebut akibat dugaan tindakan pembunuhan massal yang mereka lakukan di kota Bucha, Ukraina.

“Dia (Biden) meminta agar Rusia dikeluarkan dari G20 dan saya sudah menjelaskan kepada rekan-rekan saya di Indonesia bahwa kami tidak akan berpartisipasi dalam sejumlah pertemuan jika Rusia ada di sana,” tegasnya.

Disisi lain juru bicara Departemen Keuangan Amerika Serikat memberikan keterangan bahwa pernyataan Janet Yellen itu untuk pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 pada 20 April mendatang bukan KTT G20.

Baca Juga: Natalius Pigai: Saya Kecam Sikap Jokowi Tidak Adil pada Orang...

Rusia sendiri telah menyatakan sikap bahwa mereka akan tetap hadir dalam pertemuan KTT G20 yang akan diadakan di Bali nanti.

Rusia juga mengaku telah mendapatkan dukungan dari negeri Cina untuk tetap menjadi anggota KTT G20.

Indonesia sendiri telah memberi tanggapan terkait pernyataan dari Janet Yellen tersebut. Diwakili oleh Teuku Faizasyah, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, menyatakan bahwa terkait pernyataan Janet Kellen lebih baik tidak usah diberikan tanggapan.

“Kami mencermati apa yang disampaikan oleh Menteri Keuangan S, namun kami juga memiliki kebijakan untuk tidak mengomentari statement yang disampaikan tersebut. Tidak semua pernyataan perlu kita respons,” ujar Teuku.

Ia juga menambahkan bahwa persiapan G20 sudah dilakukan dan undangan telah tersebar ke seluruh negara anggota.

Bagikan