Taliban di Antara Aspirasi dan Kekhawatiran Dunia

TERLEPAS dari kicauan dan gonggongan yang terkadang memuakkan dari media dunia, khususnya Barat, keluarnya Amerika dari Afghanistan adalah sesuatu yang perlu diapresiasi. 

Minimal keputusan itu merupakan “bisikan nurani” mengakui salah satu kesalahan negara adidaya ini dari masa ke masa. Sejak Vietnam, Irak, hingga ke Afghanistan, semuanya telah menjadi kesalahan dan dosa sejarah yang memalukan. 

Invasi Amerika di Afghanistan 20 tahun lalu itu sebuah kesalahan fatal yang diambil oleh pemerintahan GW Bush. 

Baca Juga: Daftar Kabinet Sementara Islamic Emirate of Afghanistan Taliban Bikin Amerika...

Masih terngiang di telinga saya, di saat mendampinginya berkunjung ke Ground Zero. 

Di sanalah pertama kali Bush mendeklarasikan “they will hear us” (mereka akan mendengar kita). Teman saya membisikkan ketika itu “ it’s a war declaration” (itu pengumuman perang). 

Baca Juga: Iran Desak Amerika Serikat Hentikan Kecanduan Beri Sanksi!

Banyak yang ribut dengan keluarnya Amerika dari Afghanistan. Padahal yang harusnya diributkan selama ini Kenapa Amerika menduduki negara lain atas nama memerangi terorisme?

Toh sekali lagi sejarah telah membuktikan bahwa Amerika gagal menangkap/membunuh Osama bin Laden di Afghanistan. Justru Osama terbunuh di negeri Ali Jinnah (Pakistan) belakangan. 

Afghanistan memang negara yang unik. Pada tataran tertentu menjadikan kita, atau saya pribadi, berdecak kagum. 

Baca Juga: Memanas! Amerika Serikat Ungkapkan Afghanistan Menuju Perang Sipil

Negara itu kaya secara alam. Juga letaknya yang strategis, selain menghubungkan negara-negara Asia Tengah dan Asia Selatan, juga dikelilingi oleh negara-negara besar dan berpengaruh seperti Iran, India, Pakistan dan China. 

Tapi kehebatan Afghanistan Sesungguhnya ada pada bangsanya. Bangsa ini dalam sejarahnya telah membuktikan mampu menaklukkan penjajah-penjajah dari kalangan bangsa-bangsa kuat dunia.

1 2
Selanjutnya
Bagikan