Terkini.id, Jakarta – Ade Yasin selaku Bupati Bogor telah dijatuhi menjadi tersangka terkait kasus suap laporan keuangan Pemkab Bogor. Bupati Bogor Ade Yasin sudah menjalani proses penahanan di Rutan Polda Metro Jaya.
Dilansir dari detik.com, Ade Yasin mengatakan bahwa dirinya tidak bertanggung jawab, dan ini dikarenakan perbuatan anak buahnya. Dan beliau menuding bahwa kasus ini adalah salah dari anak buahnya.
“Ya saya dipaksa untuk bertanggung jawab terhadap perbuatan anak buah saya, tapi sebagai pemimpin saya harus siap bertanggung jawab,” kata Bupati Bogor Ade Yasin saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK.
“Itu ada inisiatif dari mereka, jadi ini namanya IMB inisiatif membawa bencana,” kata Ade.
Ade Yasin juga menegaskan bahwa beliau tidak diperintahkan oleh siapapun dalam kasus ini.
- Terdakwa Ade Yasin Memberikan Rp 100 Juta Buat Biaya Sekolah, Buat Siapa?
- Ade Yasin Didakwa Memberikan Suap Rp 1,9 Miliar Pegawai BPK Jabar, Terungkap Orang Kepercayaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Cikuluwung Sindir Keras Bupati Bogor: Seperti Dibom Nuklir Rusia!
- Delapan Saksi Soal Audit BPK Pemkab Bogor, Wakil Bupati Bogor Dicecar KPK
- Bela Bupati Bogor yang Terjerat Kasus Suap, PDIP: Dia Baik, Transparan! Dia Terpaksa!
“Tidak (terlibat, nggak ada (yang memerintah),” katanya.
Diketahui, KPK menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin menjadi tersangka terkait kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor. Dengan total uang suap Rp 1,9 miliar kepada pegawai BPK perwakilan Jawa Barat guna Kabupaten Bogor dapat kembali menyandang predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2021 dari BPK Perwakilan Jawa Barat.
Dikutip dari detik.com, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa proses pemberian uang oleh AY (Ade Yasin) kepada tim pemeriksa laporan keuangan Pemkab Bogor.
“Selama proses audit, diduga ada beberapa kali pemberian uang kembali oleh AY (Ade Yasin) melalui IA (Ihsan Ayatullah) dan MA (Maulana Adam) pada Tim Pemeriksa di antaranya dalam bentuk uang mingguan dengan besaran minimal Rp 10 juta hingga total selama pemeriksaan telah diberikan sekitar sejumlah Rp 1,9 miliar,” kata Ketua KPK Firli Bahuri, dalam konferensi pers di KPK, Kamis, 28 April 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
