Terkini.id, Jakarta – Pendakwah Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wapres Ma’aruf Amin beserta para menteri agar duluan divaksin COVID-19.
Selain Jokowi, Wapres dan menteri, Aa Gym juga menyebut nama Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR dan para jenderal.
Hal itu disampaikan Aa Gym Talkshow dan Sosialisasi Penanganan COVID-19 pada Rabu 16 Desember 2020.
Ia menilai, para pejabat negara seharusnya disuntik vaksin terlebih dulu agar masyarakat percaya bahwa vaksin tersebut aman untuk digunakan.
“Memang bagus vaksin kalau sudah terbukti teruji, supaya masyarakatnya percaya, ya pak Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, para Menteri, dan para Jenderal yang pemberani-pemberani itu harus berani divaksin dulu, kalau nanti ingin masyarakat yakin,” kata Aa Gym, Rabu 16 Desember 2020 seperti dikutip dari Suara.com.
- Dugaan Perampasan Alat Kerja Wartawan di Jeneponto, Ketua IWO Sulsel, Ini Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Pers
- Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
Setelah para pejabat negara, kata Aa Gym, barulah giliran tenaga kesehatan dan kemudian masyarakat umum.
“Nanti barisan kedua mungkin petugas kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, jika tenaga kesehatan menjadi barisan pertama yang disuntik vaksin sebelum pejabat negara, maka akan mempengaruhi keyakinan masyarakat terhadap keamanan vaksin.
“Kalau petugas kesehatan duluan kemudian para pemimpinnya nanti, nanti jadi gimana, keyakinannya berkurang, jadi resikonya memang keyakinan ini harus ada dengan bukti, kalau ada bukti ini aman dan halal dan bermanfaat seharusnya tidak ada keraguan,” terangnya.
Diketahui, sebanyak 1,2 juta vaksin COVID-19 Sinovac telah tiba di Indonesia dan akan menyusul 1,8 juta dosis. Vaksin tersebut didatangkan langsung dari China.
Tiga Juta vaksin Sinovac ini rencananya akan diprioritaskan lebih dulu untuk disuntikkan ke tenaga kesehatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
