Terkini.id, Jakarta – Setidaknya ada tujuh orang murid yang mencadi korban pencabulan seorang oknum guru ngaji di Tanggamus, Lampung.
Pelaku melakukan tindakan bejatnya dengan modus mengajari korban tata cara buang air kecil dan berwudhu.
Akan tetapi, nyatanya itu cuma siasat bejatnya saja, oknum guru ngaji pun berbuat ‘nakal’ kepada anak didiknya.
Kelakuan bejat pelaku akhirnya terbongkar setelah salah satu korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orangtuanya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus Inspektur Satu (Iptu) Ramon Zamora membenarkan peristiwa tersebut.
Ramon Zamora mengatakan bahwa tersangka oknum guru ngaji sudah ditangkap pada akhir Oktober lalu.
“Tersangka berinisial RH usia 35 tahun, bekerja sebagai tukang ojek dan juga guru mengaji di Kecamatan Kota Agung,” ucap Ramon, Selasa, 2 November 2021, dilansir Sriwijaya Post.
Ia mengatakan bahwa tersangka mengaku telah berbuat demikian setidaknya kepada 7 korban dengan rentang usia 9-12 tahun.
“Berasarkan pengakuan tersangka, belum lama, baru terhadap 7 korban dengan umur 9-12 tahun,” jelasnya.
Diceritakan bahwa orang tua korban langsung melapor dan bercerita ke Polres Tanggamus saat setelah kedoknya terbongkar.
“Orang tua korban ini langsung melapor ke Polres Tanggamus,” terangnya.
Diketahui, setelah polisi melakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku RH tanpa adanya perlawanan.
Dijelaskan pula bahwa lokasi pencabulan tersebut dilakukan pelaku di kamar mandi rumah tersangka.
“Lokasi pencabulan di kamar mandi rumah tersangka. Di situ, modus itu tersangka mencabuli para korbannya,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
