Moeldoko Gagal Kudeta Demokrat, Pengamat: Dia Bisa Jadi Gelandangan Politik

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Muslim Arbi memprediksi nasib Moeldoko usai Kepala KSP itu gagal melakukan kudeta terhadap kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Muslim Arbi memprediksi, apabila jabatan Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden diganti maka kemungkinan ia bisa menjadi gelandangan politik.

Hal itu, menurut Arbi, lantaran tindakan Moeldoko yang ingin mengkudeta Partai Demokrat tersebut dinilai telah mencoreng wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Moeldoko Dukung Pembentukan Payung Hukum Untuk Ekosistem Gim Nasional

Arbi pun menyebut, posisi Moeldoko bisa jadi akan digantikan Ali Mochtar Ngabalin.

Menurutnya, hal itu kemungkinan bisa terjadi mengingat posisi Ali Ngabalin saat ini tengah menjabat sebagai tenaga ahli utama KSP.

Baca Juga: Moeldoko Kalah Lagi Lawan AHY, Politikus Demokrat: 8-0, Jenderal Dikalahin...

“Bisa jadi gelandangan politik dan tidak diterima di mana-mana. Karena tindakan Moeldoko itu dianggap mencoreng wajah presiden dan memalukan Istana,” ujar Muslim Arbi, Minggu 4 April 2021 seperti dikutip dari Rmol.id.

Oleh karena itu, Arbi menyarankan kepada Presiden Jokowi agar segera memberhentikan Moeldoko dari jabatan Kepala KSP.

Mengutip Hops.id, Muslim Arbi berdasarkan analisanya menilai apabila jabatan Kepala KSP tersebut tetap dipegang Moeldoko maka publik akan beranggapan bahwa gerakan Mantan Panglima TNI itu melakukan kudeta Partai Demokrat mendapat restu dari Jokowi.

Baca Juga: Moeldoko Kalah Lagi Lawan AHY, Politikus Demokrat: 8-0, Jenderal Dikalahin...

Hal tersebut, kata Arbi, bisa berimbas pada nama Jokowi yang akan terus terseret dalam pusaran konflik Demokrat yang sedianya berlanjut ke Pengadilan.

“Jika dampak politis semakin besar. Publik anggap Jokowi main mata dengan Moeldoko,” ujarnya.

Bagikan